Daerah

Jadikan Masjid Ramah Anak dan Musafir, Ka. KUA Medan Helvetia Serahkan SK BKM
14 Nov 2025 | 81 | Penulis : Humas Cabang APRI Kota Medan | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Medan, (Humas). Dunia anak adalah dunia bermain, sehingga kegembiraan mereka adalah saat bermain dimanapun mereka berada termasuk saat mereka berada di masjid. Akan tetapi, saat
berada di masjid mereka seringkali dianggap pembuat gaduh dan mengganggu kekhusyukan bagi jamaah yang sedang menjalankan ibadah sholat.
Hal itu disampaikan Ka.KUA Medan Helvetia H. Judri Hutagalung, S.Ag, M.Si sebagai gambaran keberadaan bagi kebanyakan masjid yang harus dihindarkan saat menyerahkan SK BKM Ar Ridho Jln.Pembangunan Helvetia Timur, di ruang kerja KUA Helvetia Jumat (14/11). Bukan sampai di situ, Ia mengingatkan, masih ada pengurus masjid atau jamaah masjidnya yang secara terang-terangan melarang anak untuk ikut sholat berjamaah karena alasan ribut, menghilangkan kekhusukan dan sebagainya.
"Kalau tidak dari dini mereka dilatih terbiasa di masjid jangan harap ketika remaja atau dewasa mereka ke masjid, bukan rahasia lagi kalau sekarang ini organisasi remaja masjid mulai redup keberadaannya adalah akibat kekurangramahan pengurus terhadap anak-anak sebagai cikal bakal pewaris pemakmur masjid", tegas Kepala KUA.
Di samping ramah anak Judri juga menghimbau agar masjid sebagai rumah Allah. Sejatinya harus terbuka bagi siapa saja yang ingin datang dengan niat yang baik. Tidak terkecuali bagi para musafir. "Musafir memiliki hak istimewa untuk mendapatkan kemudahan, termasuk memanfaatkan fasilitas yang ada di masjid, maka terap jaga kebersihannya, biarkan musafir untuk beristirahat dan memanfaatkan fasilitasnya. Musyafir itu adalah tamu, keramahan pengurus masjid kepada tamu adalah merupakan gambaran kehidupan jamaah setempat, karenanya jadikanlah masjid sebagai tempat dan rumah persinggahan bagi musafir," harapnya dengan sangat sambil menyerahkan SK keoada BKM Ar Ridho.
Adapun pengurus BKM yang terpilih masa bakti 2025-2030, H. Abdul Hadad Nasution (Ketua), Mariana Hiayat Siregar (Sekretaris), Roma Patigorhon Harahap (Bendahara) dan beberapa seksi lainnya. (MHS/JH)