Irjen Tinjau Layanan dan Pembinaan Keagamaan di KUA Mandiraja
Informasi

Irjen Tinjau Layanan dan Pembinaan Keagamaan di KUA Mandiraja

  24 Dec 2025 |   22 |   Penulis : APRI mBanjar |   Publisher : Biro Humas APRI Jawa Tengah

Banjarnegara (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja menerima kunjungan kerja dari Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Agama pada hari Rabu (17/12/25). Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung pelaksanaan layanan keagamaan sekaligus pembinaan masyarakat yang selama ini dijalankan oleh KUA Mandiraja. Rombongan Irjen yang hadir terdiri dari tiga orang, yaitu Siti Makhmudah, Wandi, dan Yosafat.

Dalam kunjungan tersebut, tim Irjen melakukan dialog dan pendalaman informasi terkait berbagai program KUA Mandiraja, salah satunya mengenai pembinaan majelis taklim. Perhatian khusus diberikan pada Majelis Taklim “Bengkel Hati” yang dibina oleh Imam Khambali. Tim Irjen menggali informasi seputar latar belakang pembentukan majelis taklim, pola pembinaan, materi kajian, serta dampaknya bagi penguatan pemahaman dan praktik keagamaan masyarakat.

Kepala KUA Mandiraja beserta jajaran menjelaskan bahwa Majelis Taklim Bengkel Hati merupakan salah satu binaan yang aktif dan konsisten dalam membina jamaah, khususnya dalam pembentukan akhlak, penguatan spiritual, dan peningkatan kesadaran keagamaan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya KUA dalam menjalankan fungsi pembinaan umat secara berkelanjutan dan terukur.

“Majelis taklim binaan ini kami dorong tidak hanya sebagai ruang kajian, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan yang membumi di tengah masyarakat,” ungkap salah satu perwakilan KUA Mandiraja dalam sesi dialog bersama tim Irjen.

Selain meninjau aspek pembinaan, tim Irjen juga berkesempatan menyaksikan secara langsung prosesi akad nikah yang berlangsung di Kantor KUA Mandiraja. Kehadiran tim Irjen pada momen tersebut memberikan gambaran nyata tentang pelaksanaan layanan pencatatan nikah, mulai dari kesiapan petugas, kelengkapan administrasi, hingga suasana sakral dan tertib dalam prosesi akad.

Siti Makhmudah menyampaikan apresiasinya atas layanan yang ditampilkan oleh KUA Mandiraja. “Kami melihat secara langsung bahwa layanan di KUA Mandiraja berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai dengan ketentuan. Ini menjadi contoh bahwa pelayanan publik di bidang keagamaan dapat dilaksanakan secara profesional dan humanis,” tuturnya.

Kunjungan ini tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan penguatan kualitas layanan. Tim Irjen memberikan beberapa masukan konstruktif agar program pembinaan majelis taklim dan layanan pernikahan dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi administrasi, dokumentasi, maupun inovasi pelayanan.

Melalui kunjungan Irjen ini, KUA Mandiraja semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan kepada masyarakat. Sinergi antara fungsi pengawasan, pembinaan, dan pelayanan diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik serta mendukung terwujudnya pelayanan keagamaan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

(F/M, azd)

Bagikan Artikel Ini

Infografis