G2M Gerakan Menikah Menanam: Ajak Pasutri Baru Menanam Pohon Sebagai Simbol Keseimbangan Alam dan Rumah Tangga
Informasi

G2M Gerakan Menikah Menanam: Ajak Pasutri Baru Menanam Pohon Sebagai Simbol Keseimbangan Alam dan Rumah Tangga

  01 Nov 2025 |   502 |   Penulis : Biro Humas APRI Gorontalo |   Publisher : Biro Humas APRI Gorontalo

Kota Gorontalo – Sabtu, 1 November 2025, menjadi momen bersejarah bagi pasangan pengantin Zulkifli dan Selawaty, yang tidak hanya menerima buku nikah, tetapi juga dua pohon sebagai simbol komitmen mereka terhadap alam dan keseimbangan rumah tangga. Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Tengah, Marton Abdurrahman, bersama Penghulu Harun Harmain, mengimplementasikan Gerakan Menikah Menanam (G2M) yang kini digagas oleh Kementerian Agama.

Setelah acara akad nikah yang khidmat di Gedung Misfalah Kota Gorontalo, pasangan pengantin diminta untuk menanam dua pohon sebagai bagian dari ekoteologi, yang bertujuan mengajak masyarakat, khususnya pasangan baru menikah, untuk lebih peduli terhadap isu-isu lingkungan. "Menanam pohon bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga wujud tanggung jawab kita dalam menjaga keseimbangan alam, sama seperti menjaga keseimbangan dalam rumah tangga," ujar Marton Abdurrahman usai acara.

Inisiatif ini, yang menjadi bagian dari gerakan besar Kementerian Agama, juga mengajak umat untuk menyadari bahwa pernikahan bukan hanya soal hubungan pribadi, tetapi juga tentang kontribusi terhadap kelestarian bumi. "Sebagai KUA, kami tidak hanya bertugas memberikan bimbingan agama, tetapi juga memberikan teladan dalam menjaga alam. Ini adalah bentuk ibadah kita kepada Tuhan," tambah Marton.

Penghulu Harun Harmain juga menambahkan bahwa penanaman pohon ini memiliki makna spiritual yang dalam. "Pohon yang ditanam oleh pasangan pengantin ini diharapkan tumbuh bersama dengan kehidupan mereka. Seiring dengan perkembangan rumah tangga mereka, pohon itu juga tumbuh dan berkembang, menjadi simbol dari kehidupan yang seimbang dan harmonis."

Gerakan Menikah Menanam ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam, sekaligus memperkuat komitmen pasangan dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Bagikan Artikel Ini

Infografis