Dukung Edukasi Kespro dan Gizi Remaja, KUA Sei Kepayang Dorong Generasi Sehat dan Berdaya
20 Nov 2025 | 36 | Penulis : Humas Cabang APRI Asahan | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sei Kepayang (Humas) Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelajar mengenai pentingnya kesehatan reproduksi dan gizi seimbang, Kemenduk Bangga/BKKBN menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Edukasi Kespro dan Gizi Remaja pada Kamis, (20/11). Acara berlangsung di aula sekolah dan dihadiri oleh siswa SMK Sei Kepayang.
Dalam sambutannya, Camat Sei Kepayang Aspihan Daulay,SH,MM menyampaikan apresiasi kepada Kemenduk Bangga/BKKBN dan seluruh pemateri yang terlibat.
“Pendidikan mengenai kesehatan reproduksi dan gizi adalah investasi jangka panjang bagi masa depan generasi kita. Remaja harus dibekali pemahaman yang benar, bukan hanya untuk menjaga kesehatan diri, tetapi juga untuk membentuk karakter dan masa depan yang lebih baik. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, dan berakhlak,” ujar camat sei kepayang.
Koordinator Wilayah Sei Kepayang Syawaluddin Efendi ,S.HI menyampaikan materi mengenai peran sekolah dalam mendampingi remaja. Ia menekankan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman, memberikan informasi yang benar, serta membantu siswa memahami perubahan yang terjadi di usia remaja.
“Guru harus menjadi pendamping yang mampu memberikan arahan positif, terutama terkait perilaku sehat dan pola hidup yang benar,” ungkap bapak syawal.
Kepala Sekolah SMK Sei Kepayang yang diwakili Siti Maisyarah,S.Pd., Gr Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum juga turut menjadi pemateri dan menekankan pentingnya edukasi kespro dalam lingkungan pendidikan.
“Banyak masalah remaja muncul karena kurangnya informasi dan rasa malu untuk bertanya. Dengan kegiatan edukasi seperti ini, kami berharap siswa lebih terbuka, lebih memahami dirinya, serta lebih berani untuk berkonsultasi ketika mengalami kesulitan,” jelas ibu siti.
Tentang kesehatan reproduksi dan gizi remaja secara medis disampaikan oleh Kepala Puskesmas Sei Kepayang Dr .Susi Irmayani Ia memberikan pemahaman mengenai pubertas, pencegahan anemia, risiko pernikahan dini, perilaku seksual berisiko, serta pentingnya pola makan bergizi.
“Anemia menjadi salah satu masalah terbesar pada remaja, terutama pelajar perempuan. Kebiasaan sarapan, konsumsi sayur dan buah, serta menghindari makanan cepat saji harus mulai diterapkan,” ujar beliau.
Sesi ini berlangsung interaktif, siswa aktif bertanya mengenai perubahan fisik, kesehatan mental, serta cara menjaga kebugaran selama masa remaja.
Selanjutnya Kepala KUA Sei Kepayang, H. Taufik Hidayat Simanjuntak,S.Fil,I juga menyampaikan bahwa Islam sangat memperhatikan kebersihan, kesehatan, dan pemeliharaan tubuh.
“Menjaga tubuh dari hal-hal yang merusak adalah bagian dari ibadah. Nabi Muhammad SAW mengajarkan pentingnya menjaga kesehatan, termasuk menjaga makanan yang halal dan baik (halalan thayiban), serta menjaga kehormatan diri,” tuturnya.
Beliau juga menegaskan bahwa Islam mengharamkan pergaulan bebas dan mendorong setiap muslim untuk menjaga adab dalam berinteraksi.
“Remaja harus memahami batasan pergaulan, menjaga pandangan, serta menjaga kesehatan reproduksi dengan menghindari perilaku yang dilarang. Semua itu adalah bentuk ketaatan kepada Allah dan perlindungan terhadap diri sendiri,” tambahnya.
Acara berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswa mengikuti diskusi, menjawab kuis, dan berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab. Banyak dari mereka mengaku mendapatkan wawasan baru, terutama tentang pentingnya menjaga pola makan, memahami perubahan tubuh, serta menjaga kehormatan diri sesuai ajaran agama.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama dari pihak sekolah, kecamatan, Puskesmas, KUA, dan Korwil Pendidikan untuk terus melakukan pembinaan secara berkala. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi remaja yang sehat, berpengetahuan, dan berakhlak mulia.(SHH)