Dibimbing untuk Bahagia: 13 Calon Pengantin Ikuti Bimbingan Perkawinan di KUA Bilah Hilir
Daerah

Dibimbing untuk Bahagia: 13 Calon Pengantin Ikuti Bimbingan Perkawinan di KUA Bilah Hilir

  21 Oct 2025 |   68 |   Penulis : Humas Cabang APRI Labuhanbatu |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Bilah Hilir, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bilah Hilir kembali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin pada Selasa, (21/10). Kegiatan yang digelar di aula KUA ini diikuti oleh 13 orang calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.

Program ini menjadi bagian dari upaya KUA dalam membekali pasangan muda agar siap membangun keluarga yang harmonis, berlandaskan nilai-nilai agama, dan memiliki ketahanan menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga.

Kegiatan Bimwin kali ini dipandu oleh Jalal Algani Ritonga, S.H., selaku penghulu KUA Kecamatan Bilah Hilir, serta menghadirkan narasumber sekaligus penyuluh agama Islam yakni Muhammad Samsiar, S.Ag., Zulpikri Nasution, S.Pd.I., dan Husni Harahap, S.H.I. Masing-masing narasumber membawakan materi yang beragam, mulai dari pemahaman tentang hak dan kewajiban suami istri, komunikasi efektif dalam rumah tangga, hingga membangun keharmonisan dan tanggung jawab bersama.

Dalam sambutannya, Jalal Algani Ritonga, S.H. menekankan pentingnya kesiapan mental dan spiritual sebelum memasuki jenjang pernikahan. “Pernikahan bukan hanya tentang penyatuan dua hati, tetapi juga tentang kesiapan untuk menjalani tanggung jawab besar dalam membangun keluarga. Bimbingan ini diharapkan menjadi bekal agar para calon pengantin dapat menapaki kehidupan rumah tangga dengan penuh kesadaran dan komitmen,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber pertama Muhammad Samsiar, S.Ag. dalam pemaparannya menegaskan bahwa rumah tangga yang baik berawal dari komunikasi yang sehat dan saling pengertian. “Suami istri harus mampu menjadi sahabat sekaligus pendamping satu sama lain. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk saling melengkapi,” tuturnya di hadapan para peserta yang menyimak dengan antusias.

Narasumber lainnya, Zulpikri Nasution, S.Pd.I., menambahkan bahwa membina rumah tangga sakinah tidak cukup hanya dengan cinta, tetapi juga dibutuhkan ilmu dan kesabaran. “Ilmu tentang pernikahan harus terus dipelajari, karena dengan ilmu itulah suami istri mampu menavigasi setiap ujian yang datang tanpa saling menyalahkan, melainkan saling meneguhkan,” ungkapnya. Adapun Husni Harahap, S.H.I. turut memberikan pandangan bahwa pernikahan adalah ladang ibadah yang harus dijaga dengan niat yang lurus dan sikap yang saling menghormati.

Kegiatan yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh keakraban. Para peserta mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dan merasa lebih siap menapaki kehidupan rumah tangga. “Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi langkah awal bagi terbentuknya keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah di tengah masyarakat Bilah Hilir,” pungkas Husni Harahap menutup kegiatan tersebut. 

Bagikan Artikel Ini

Infografis