Di Deadline Waktu, PLO KUA Curup Tengah Input SKP Triwulan I
30 Aug 2025 | 183 | Penulis : Humas Cabang APRI Rejang Lebong | Publisher : Biro Humas APRI Bengkulu
Rejang Lebong (Humas) - Menjelang batas akhir waktu pelaporan, Penata Layanan Operasional (PLO) KUA Curup Tengah menunjukkan komitmennya terhadap ketertiban administrasi dengan menyelesaikan input Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Triwulan I Tahun 2025 secara tepat waktu melalui aplikasi yang telah disediakan oleh Kementerian Agama (29/08).
Kegiatan ini dilaksanakan di ruang layanan KUA Curup Tengah dengan pengawasan langsung oleh Penyuluh Senior Ismail Mainas, S.Sos.I, M.Pd.I, guna memastikan seluruh proses input data berjalan lancar dan sesuai ketentuan.
SKP merupakan bagian dari sistem penilaian kinerja pegawai berbasis elektronik yang wajib diisi secara berkala oleh ASN. Input SKP Triwulan I mencakup capaian target kerja, rincian kegiatan, serta indikator keberhasilan atas tugas dan fungsi yang telah dilaksanakan selama periode Januari–Maret 2025.
PLO KUA Curup Tengah, Emilia Contesa, S.Pd, menyampaikan bahwa penginputan SKP dilakukan secara teliti untuk menghindari kesalahan data yang dapat memengaruhi penilaian kinerja individu.
“Kami berusaha patuh pada jadwal dan arahan dari Kantor Kemenag Kabupaten Rejang Lebong. Alhamdulillah, input SKP Triwulan I telah selesai sebelum batas waktu yang ditentukan,” ujar Emilia.
Sementara itu, Kepala KUA Curup Tengah, H. Bulkis, S.Th.I, MHI, memberikan apresiasi kepada seluruh tim atas kedisiplinan dan ketepatan waktu dalam menyelesaikan tanggung jawab administratif ini.
“Kinerja yang baik harus dibarengi dengan pelaporan yang tertib. Input SKP bukan sekadar formalitas, tapi cerminan profesionalisme ASN,” tegas Bulkis.
Ia juga mengingatkan bahwa SKP menjadi salah satu indikator penting dalam pengembangan karier ASN, baik dalam hal promosi jabatan maupun pemberian tunjangan kinerja.
Dengan selesainya proses input SKP Triwulan I tepat waktu, KUA Curup Tengah menegaskan komitmennya dalam mendukung reformasi birokrasi serta budaya kerja yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik.