Bimwin di KUA Kecamatan Pangkatan: Wujud Pembekalan Menuju Keluarga Sakinah
Daerah

Bimwin di KUA Kecamatan Pangkatan: Wujud Pembekalan Menuju Keluarga Sakinah

  21 Oct 2025 |   193 |   Penulis : Humas Cabang APRI Labuhanbatu |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Pangkatan, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pangkatan melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin pada Senin, (20/10). Kegiatan ini berlangsung di KUA Kecamatan Pangkatan dan diikuti oleh lima pasang calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.

Kegiatan Bimwin ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Pangkatan, Suhrianto, S.Pd., bersama tim penyuluh agama Islam yaitu Muhamma Fadli Haqqi Romadhona Ritonga, Muhammad Imam Arifin, Muhammad Muslim Jansen Rambe, dan Ahmad Almaruzi Lubis. Pelaksanaan bimbingan ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan, sikap, dan keterampilan kepada calon pengantin agar mampu membina rumah tangga yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai agama Islam.

Dalam sambutannya, Kepala KUA Kecamatan Pangkatan, Suhrianto, S.Pd., menyampaikan bahwa bimbingan perkawinan merupakan bagian penting dari upaya pemerintah untuk menekan angka perceraian dan memperkuat ketahanan keluarga. “Melalui kegiatan ini, kami berharap calon pengantin dapat memahami tanggung jawab dan peran masing-masing dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu penyuluh agama Islam, Muhamma Fadli Haqqi Romadhona Ritonga, menegaskan bahwa keberhasilan sebuah rumah tangga tidak hanya bergantung pada cinta, tetapi juga pada kemampuan komunikasi dan pemahaman terhadap hak serta kewajiban suami istri. “Kami berusaha membekali para peserta dengan nilai-nilai agama dan keterampilan praktis agar mereka siap menghadapi dinamika kehidupan berumah tangga,” ungkapnya dalam sesi materi.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi materi yang disampaikan oleh para penyuluh. Kegiatan Bimwin ini juga diisi dengan diskusi interaktif dan tanya jawab seputar persoalan rumah tangga, ekonomi keluarga, serta pola asuh anak dalam perspektif Islam. Salah satu peserta mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini karena banyak memperoleh wawasan baru yang sebelumnya belum diketahui.

Di akhir kegiatan, Kepala KUA Pangkatan menutup dengan pesan motivatif kepada seluruh calon pengantin agar mengamalkan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan rumah tangga mereka. “Jadikan pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan, tetapi juga ladang ibadah dan jalan menuju kebahagiaan dunia akhirat,” tutup Suhrianto. (MHS/SUH)

Bagikan Artikel Ini

Infografis