Bimbingan Perkawinan Kolaborasi KUA Kecamatan Lima Puluh
Daerah

Bimbingan Perkawinan Kolaborasi KUA Kecamatan Lima Puluh

  30 Aug 2025 |   138 |   Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Lima Puluh, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lima Puluh menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Perkawinan Kolaborasi yang diikuti oleh 12 pasangan calon pengantin dari wilayah Kecamatan Lima Puluh. Acara ini digelar di Balai Nikah KUA Kecamatan Lima Puluh pada hari Kamis, (28/08).

Kegiatan ini dipandu oleh dua narasumber utama, yaitu, H. Sofyan Siagian, S.Ag (Penghulu KUA Kecamatan Lima Puluh), dan H. Zamaluddin Damanik, S.Ag (Penyuluh P3K KUA Kecamatan Lima Puluh). Bimbingan perkawinan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada calon pengantin agar mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, rahmah (SAMARA) yang berlandaskan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Adapun Materi yang Disampaikan yaitu, konsep pernikahan dalam Islam, sebagai ibadah dan perjanjian agung (mîtsâqan ghalîzhâ). Hak dan Kewajiban Suami Istri – saling menghormati, bekerja sama, dan menjaga keharmonisan rumah tangga. Komunikasi Efektif dalam Rumah Tangga – membangun dialog sehat untuk menghindari konflik.

Manajemen Ekonomi Keluarga – mengelola rezeki dengan prinsip halal, cukup, dan berkah. Peran Iman dan Taqwa – menanamkan nilai religius agar keluarga senantiasa dinaungi rahmat Allah SWT. Para peserta juga dibekali dengan Buku Bimbingan Calon Pengantin sebagai bahan bacaan dan panduan praktis dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

Dalam kata kuncinya, H. Sofyan Siagian, menekankan pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan sosial sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. “Pernikahan bukan sekadar penyatuan dua insan, tetapi juga amanah besar dalam membangun generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia," jelasnya. 

Sementara itu, H. Zamaluddin Damanik, menambahkan bahwa keberhasilan rumah tangga tidak hanya ditentukan oleh cinta, tetapi juga oleh ilmu, kesabaran, dan taqwa. “Dengan ilmu dan bimbingan, kita berharap para calon pengantin mampu menghadapi dinamika rumah tangga dengan penuh hikmah dan tanggung jawab," katanya. 

Kegiatan bimbingan perkawinan ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para calon pengantin dalam membangun keluarga yang harmonis, sejahtera, dan diberkahi Allah SWT. (MHS/SS)

Bagikan Artikel Ini

Infografis