Wujudkan Keluarga Sakinah, KUA Pinggir Matangkan Kesiapan Calon Pengantin melalui Bimwin Angkatan XI
Daerah

Wujudkan Keluarga Sakinah, KUA Pinggir Matangkan Kesiapan Calon Pengantin melalui Bimwin Angkatan XI

  03 Aug 2026 |   10 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Bengkalis (Humas) Komitmen memperkuat ketahanan keluarga terus diwujudkan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pinggir melalui penyelenggaraan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi Calon Pengantin Angkatan XI Tahun 2026. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (30/07/2026) di Aula Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Pinggir, Kabupaten Bengkalis ini menjadi langkah nyata Kementerian Agama dalam membekali calon pengantin dengan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan mental untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Pinggir, R. Hadi Peratama Jaya, S.H. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa keberhasilan rumah tangga tidak hanya ditentukan oleh kesiapan melangsungkan pernikahan, tetapi juga oleh kesiapan menjalani kehidupan setelah akad.

"Bimbingan Perkawinan merupakan ikhtiar bersama untuk menyiapkan calon pasangan yang matang secara emosional, spiritual, dan sosial. Kami berharap seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh sehingga dapat membangun keluarga yang harmonis, tangguh, serta melahirkan generasi yang berakhlak dan berkualitas," ujar Hadi.

Dalam pelaksanaannya, Bimwin Angkatan XI ini menghadirkan narasumber dari berbagai sektor ahli seperti Kesehatan Reproduksi dan Kebidanan.

Materi pertama disampaikan oleh Istito'ah Sopiah Nasution, A.Md.Keb., Bidan Terampil dari Puskesmas Muara Basung. Beliau memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, persiapan kehamilan yang sehat, pencegahan risiko kesehatan, serta pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak sejak masa pranikah.

Selanjutnya, Ratna Sari, S.E., Penyuluh BKKBN Kecamatan Pinggir mewakili PLKB Pinggir, memaparkan materi tentang Mempersiapkan Generasi Berkualitas. Beliau menekankan pentingnya perencanaan keluarga, pola pengasuhan (parenting) yang baik, serta peran strategis orang tua dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Penguatan nilai-nilai keagamaan disampaikan oleh jajaran Penyuluh Agama Islam KUA Pinggir, yakni H. Sarkawi, S.Pd., Yessi Novrianty, S.Pd., dan H. Baijuri, S.H.I. Materi yang diberikan mencakup hak dan kewajiban suami istri, komunikasi efektif, penyelesaian konflik secara bijaksana, serta pengelolaan kehidupan keluarga berlandaskan nilai-nilai Islam.

Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dan komunikatif. Para calon pengantin mengikuti setiap sesi dengan penuh antusias, berdiskusi aktif bersama narasumber, serta memanfaatkan sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman terkait dinamika kehidupan rumah tangga.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia menyerahkan sertifikat Bimbingan Perkawinan kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Penyerahan sertifikat secara simbolis dilakukan oleh Penghulu KUA Pinggir, Endang Suntana, S.Ag., M.Pd., kepada perwakilan calon pengantin.

Menutup kegiatan, Kepala KUA Pinggir kembali mengajak seluruh peserta agar menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai pedoman dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

"Pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi juga membangun peradaban melalui keluarga. Jadikan ilmu dalam Bimbingan Perkawinan ini sebagai bekal untuk menghadirkan rumah tangga yang penuh kasih sayang, saling menghormati, serta mampu menghadapi setiap tantangan dengan berlandaskan nilai-nilai agama," pesannya.


Bagikan Artikel Ini

Infografis