KUA Salo dan SMAN 1 Salo Bersinergi melalui BRUS, Siapkan Generasi Emas Berakhlak Karimah
Daerah

KUA Salo dan SMAN 1 Salo Bersinergi melalui BRUS, Siapkan Generasi Emas Berakhlak Karimah

  03 Aug 2026 |   7 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Kampar (Humas) Mengukuhkan komitmen dalam merealisasikan program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia guna memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak dini, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salo menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMAN 1 Salo pada Senin pagi (03/08/2026).

Kegiatan terpadu yang berlangsung di sudut utara kompleks SMAN 1 Salo ini bertujuan untuk memberikan edukasi ketahanan moral, kesadaran hukum, dan pembentukan karakter generasi muda di tengah kompleksitas arus pergaulan modern dan derasnya arus globalisasi

Rombongan Tim BRUS KUA Kecamatan Salo dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Salo, Zulfahmi, didampingi jajaran Penyuluh Agama Islam fungsional dan PPPK, yaitu Gusmawati, Nurjalal, Zamhasri, dan Adi Jonri Putra.  Kedatangan tim disambut hangat oleh jajaran pimpinan sekolah serta puluhan siswa yang memadati ruang pertemuan dengan penuh antusiasme.

Dalam pengarahannya, Kepala KUA Kecamatan Salo, Zulfahmi menegaskan bahwa program BRUS merupakan bagian integral dari implementasi kebijakan Kementerian Agama RI yang sejalan dengan penguatan visi Asta Cita pemerintah pusat. Program ini difokuskan pada penguatan ketahanan keluarga dari hulu melalui pembekalan nilai-nilai keagamaan, akhlak mulia, dan mentalitas generasi muda.

"Masa remaja adalah fase transisi strategis yang sangat menentukan arah masa depan seseorang. Pelajar tidak hanya butuh dibekali ilmu pengetahuan formal, tetapi juga fondasi spiritual dan moral yang kokoh (akhlakul karimah). Melalui BRUS, Kemenag hadir langsung di tengah-tengah ruang kelas untuk membentengi para siswa dari pengaruh negatif pergaulan," ujar Zulfahmi.

Lebih lanjut, Zulfahmi memaparkan empat fokus utama materi bimbingan yang diselaraskan dengan isu-isu krusial remaja saat ini:

Pencegahan Pernikahan Dini: Memberikan pemahaman mendalam terkait kesiapan fisik, mental, ekonomi, serta dampak psikologis dan kesehatan reproduksi akibat pernikahan bawah umur.

Pencegahan Perundungan (Bullying): Menanamkan budaya saling menghargai, empati, serta moderasi beragama dalam berinteraksi sesama teman sebaya.

Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba & Pergaulan Bebas: Edukasi bahaya zat adiktif dan batasan interaksi sosial yang sesuai dengan norma hukum dan syariat Islam.

Penguatan Literasi Digital dan Moral: Mendorong penggunaan teknologi informasi secara bijak dan produktif.

Mewakili Kepala SMAN 1 Salo, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat, Rungki Wulan Dari, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian KUA Kecamatan Salo terhadap pembentukan karakter anak didiknya. Menurutnya, edukasi lintas sektor seperti ini merupakan instrumen penting penyempurna pembelajaran akademik di sekolah.


Bagikan Artikel Ini

Infografis