Wujudkan Data Valid, KUA Gunungsitoli Utara Pastikan Administrasi TPQ Terintegrasi Digital
29 Jan 2026 | 31 | Penulis : Humas Cabang APRI Kota Gunung Sitoli | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Gunungsitoli, (Humas). Dalam upaya memperkuat tata kelola administrasi serta meningkatkan mutu lembaga keagamaan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Digitalisasi Data Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) se-Kecamatan Gunungsitoli Utara.
Kegiatan strategis ini berlangsung pada Rabu (28/01) bertempat di KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara. Fokus utama pertemuan ini adalah untuk menyamakan persepsi mengenai pentingnya integrasi data di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini.
Acara yang dimulai tepat pukul 15.00 WIB tersebut dihadiri oleh figur-figur kunci, di antaranya Kepala KUA Gunungsitoli Utara, Ketua FK-TPQ Kecamatan, jajaran staf KUA serta seluruh koordinator dan pengelola TPQ yang tersebar di wilayah Gunungsitoli Utara. Kehadiran para pengelola dari berbagai desa ini menunjukkan komitmen kolektif untuk membawa lembaga pendidikan Al-Qur'an di tingkat akar rumput menuju standar manajemen yang lebih modern dan transparan.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Gunungsitoli Utara, Amir Sidik Harefa, S.Pd.I., menekankan bahwa migrasi data dari sistem manual ke digital bukan sekadar tren, melainkan sebuah urgensi. Ia menjelaskan bahwa akurasi data merupakan instrumen vital yang menjadi rujukan utama dalam setiap pengambilan kebijakan strategis, termasuk dalam pemetaan potensi serta penyaluran program bantuan dan insentif dari Kementerian Agama di masa mendatang.
"Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mutlak bagi kita semua. Dengan data yang terintegrasi secara daring, kita dapat memastikan bahwa setiap TPQ di wilayah kita terdata secara valid dan real-time. Hal ini akan memudahkan kita dalam melakukan pembinaan, pemantauan dan pengawasan agar kualitas pengajaran Al-Qur'an di Gunungsitoli Utara terus meningkat secara merata," tegas Amir Sidik Harefa.
Sejalan dengan arahan tersebut, Ketua FK-TPQ Kecamatan Gunungsitoli Utara, Yusniar Telaumbanua, S.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif KUA dalam mengawal proses digitalisasi ini.
Beliau menekankan bahwa kemudahan akses informasi di masa depan sangat bergantung pada kedisiplinan pengelola saat ini. Yusniar mengajak seluruh jajaran pengelola TPQ untuk bersikap proaktif dalam memperbarui data lembaga secara berkala agar selaras dengan sistem pangkalan data nasional yang dikembangkan oleh pemerintah.
Memasuki agenda inti, sesi diskusi berlangsung interaktif yang dipandu langsung oleh Koordinator TPQ, Novita Sari, S.Sos. Dalam sesi teknis ini, para peserta dibekali dengan panduan mendalam mengenai mekanisme penginputan data ke dalam aplikasi dan portal resmi. Selain itu, diskusi juga menjadi ruang bagi pengelola untuk mengonsultasikan kendala lapangan, mulai dari masalah teknis unggah dokumen hingga sinkronisasi Nomor Statistik TPQ.
"Target utama kita adalah memastikan tidak ada satu pun TPQ di Gunungsitoli Utara yang tertinggal atau berstatus tidak aktif hanya karena masalah administrasi. Mulai dari dokumen perizinan operasional, data demografis santri hingga profil kompetensi pengajar harus terdokumentasi secara digital. Ini adalah langkah kita bersama demi mewujudkan transparansi, akuntabilitas dan profesionalisme lembaga," ujar Novita di sela-sela memandu diskusi.
Rapat koordinasi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menyelesaikan proses pemutakhiran data dalam waktu dekat. Diharapkan, kegiatan ini menjadi titik awal terciptanya basis data TPQ yang solid, valid dan mutakhir, selaras dengan semangat transformasi digital yang tengah digalakkan secara masif oleh Kementerian Agama Republik Indonesia guna mewujudkan layanan keagamaan yang lebih cerdas dan cepat. (DIH)