Wujudkan Asta Protas Menteri Agama, KUA Tapung Hulu Gelar Aksi Bersih Rumah Ibadah dan Penghijauan
14 Feb 2026 | 43 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Kampar (Humas) Dalam upaya mengimplementasikan program unggulan Asta Protas Menteri Agama RI, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tapung Hulu menggelar aksi sosial di Desa Sukaramai pada Jumat (13/02/2026). Kegiatan ini melibatkan aksi bersih-bersih rumah ibadah serta penanaman pohon produktif.
?Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat gotong royong ini dihadiri langsung oleh Kepala KUA Tapung Hulu beserta seluruh jajaran pegawai. Menariknya, aksi ini berkolaborasi dengan jemaah Perwiritan Akbar Ibu-ibu Pengajian Desa Sukaramai yang dipimpin oleh Ibu Niken Dwi Lestari, S.Pd.
Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari warga. Sedikitnya 100 orang jemaah ibu-ibu perwiritan turun tangan bersama staf KUA untuk membersihkan area masjid dan lingkungan sekitarnya.
Selain pembersihan fisik bangunan, dilakukan juga penanaman pohon sebagai simbol keberlanjutan lingkungan dan amal jariyah. Langkah ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap visi Menteri Agama dalam memperkuat moderasi beragama dan pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kepala KUA Tapung Hulu menyampaikan bahwa kehadiran KUA di tengah masyarakat tidak hanya sebatas urusan administratif pernikahan, tetapi juga menjadi motor penggerak kegiatan sosial keagamaan.
"Aksi bersih-bersih dan penanaman pohon ini adalah bagian dari Asta Protas Menteri Agama. Kami ingin memastikan rumah ibadah tetap nyaman, asri, dan menjadi pusat kesejukan bagi umat. Kehadiran ibu-ibu perwiritan hari ini membuktikan bahwa sinergi antara Kemenag dan masyarakat di Tapung Hulu sangatlah kuat," ungkap beliau.
Senada dengan itu, Ketua Perwiritan, Ibu Niken Dwi Lestari, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas inisiatif KUA Tapung Hulu. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan desa. (Humas Kemenag Kampar)