Upaya Wujudkan Masjid Yang Dinamis, Ka. KUA Sei Bingai dan MUI Kecamatan Adakan Pembinaan Manajemen Masjid
01 May 2026 | 8 | Penulis : Humas Cabang APRI Langkat | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sei Bingai (Humas). Dalam upaya mewujudkan masjid yang aktif dan berdaya guna bagi masyarakat, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sei Bingai bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sei Bingai menggelar kegiatan pembinaan manajemen masjid se-Kecamatan Sei Bingai. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Uswatun Hasanah, Desa Purwobinangun, pada Jumat (1/5/2026).
Pembinaan tersebut diikuti oleh sebanyak 20 orang ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) yang telah menjadi binaan selama dua tahun terakhir. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris MUI Kecamatan Sei Bingai, Misno, SH, serta menghadirkan narasumber dari MUI Kabupaten Langkat, Ustadz Ismail, S.Sos.I., MA.
Kepala KUA Sei Bingai, Suherman, S.Sos.I dalam arahannya menekankan pentingnya pengelolaan masjid yang profesional agar mampu menjadi pusat kegiatan umat yang dinamis. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah semata, tetapi juga harus mampu menghidupkan berbagai sektor kehidupan masyarakat.
“Masjid harus dikelola dengan baik dan profesional, sehingga mampu menghidupkan seluruh aktivitas umat, mulai dari peribadatan, pengajian, kegiatan sosial seperti santunan fakir miskin dan anak yatim, hingga pemberdayaan ekonomi jamaah,” ujar Suherman.
Dalam pemaparannya, Suherman juga menjelaskan tiga kriteria masjid berdasarkan tingkat pengelolaannya. Pertama, masjid pasif, yaitu masjid yang hanya difungsikan untuk kegiatan ibadah. Kedua, masjid aktif, yakni masjid yang selain menjadi tempat ibadah juga menyelenggarakan kegiatan sosial. Ketiga, masjid dinamis, yaitu masjid yang tidak hanya aktif dalam ibadah dan sosial, tetapi juga mampu mengembangkan sektor ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Ia mencontohkan beberapa masjid yang telah berhasil menjadi masjid dinamis, seperti Masjid Jogokariyan di Yogyakarta dan Masjid Al Falah di Sragen, yang dikenal mampu memberdayakan ekonomi umat melalui berbagai program inovatif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengurus masjid di Kecamatan Sei Bingai dapat meningkatkan kapasitas dalam mengelola masjid secara modern, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan umat secara menyeluruh.