Daerah

Hadiri Apel Hardiknas 2026, Kepala KUA Kota Tengah H. Marton Abdurrahman Siap Dukung Program "Deep Learning" di Lingkungan Kemenag
02 May 2026 | 66 | Penulis : Biro Humas APRI Gorontalo | Publisher : Biro Humas APRI Gorontalo
KOTA TENGAH, 2 Mei 2026 – Semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 dengan tema "Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua" mendapat respons nyata dari Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kota Tengah, H. Marton Abdurrahman, S.Ag., M.HI.
Dalam Apel Peringatan Hardiknas yang digelar di halaman Kantor Kemenag Kota Gorontalo, Sabtu (2/5), Marton Abdurrahman hadir sebagai unit pelaksana teknis yang tidak hanya fokus pada layanan administratif, tetapi juga pada pendidikan karakter sepanjang hayat.
Apel yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Gorontalo, Dr. Hj. Misnawaty S. Nuna, ini menekankan pentingnya program "Pembelajaran Mendalam" (Deep Learning). Menanggapi hal tersebut, Marton mengungkapkan bahwa KUA Kota Tengah telah lebih dulu mengimplementasikan konsep tersebut melalui dua program unggulan: BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) dan BRUN (Bimbingan Remaja Usia Nikah).
Integrasi BRUS dan BRUN: Pendidikan Tanpa Putus
"Hakikat pendidikan bermutu adalah pendidikan yang relevan dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat di setiap fase kehidupannya. Di KUA Kota Tengah, kami menjembatani kesenjangan antara pendidikan formal sekolah dan persiapan kehidupan berumah tangga melalui integrasi BRUS dan BRUN,” jelas Marton di sela-sela acara.
Beliau merincikan strategi pendidikannya:
1. BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah): Program ini menyasar siswa madrasah dan sekolah umum di Kota Tengah untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, pencegahan pergaulan bebas, dan pemahaman dasar keluarga sakinah sejak dini. Ini adalah bentuk deep learning di mana siswa tidak hanya menghafal teori, tapi memahami implikasi sosial dari perilaku mereka.
2. BRUN (Bimbingan Remaja Usia Nikah): Sebagai kelanjutan logis dari BRUS, program ini memberikan pendalaman materi pra-nikah yang komprehensif bagi calon pengantin muda. Fokusnya pada kesiapan mental, ekonomi, dan hukum, memastikan bahwa "lulusan" dari proses pendidikan ini siap membangun peradaban dari unit terkecil yaitu keluarga.
"Dengan mengintegrasikan BRUS dan BRUN, kami memastikan bahwa pendidikan agama tidak berhenti di gerbang sekolah. Kami mendampingi remaja dari bangku sekolah hingga mereka siap membina rumah tangga. Inilah wujud nyata 'Partisipasi Semesta' yang digaungkan dalam tema Hardiknas tahun ini," tambah
Marton dengan penuh semangat.
Acara apel juga dirangkaikan dengan penyerahan SK dan Surat Tugas kepada 18 ASN. Diantaranya 4 ASN yang diterima oleh Marton dan ditugaskan di Kua Kota Tengah .
Kehadiran Kepala KUA Kota Tengah dalam Hardiknas 2026 ini menandai dimulainya babak baru kolaborasi pendidikan antara sekolah, madrasah, dan KUA, guna mewujudkan Gorontalo yang cerdas, moderat, dan sejahtera.