Nasional


Tingkatan profesionalitas Penyuluh Agama Islam KUA SS 3 Gelar Kegiatan Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Perempuan
04 Feb 2026 | 44 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Selatan | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Selatan
OKU Timur (apri sumsel), Rabu, Februari 04, 2026 Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Semendawai Suku III menggelar pelatihan Tata Cara Pemulasaraan Jenazah Perempuan, yang dilaksanakan dengan penuh khidmat dan antusias, serta dihadiri seluruh staf dan penyuluh Agama Islam KUA Semendawai Suku III di ruang Balai Nikah Kantor KUA Semendawai Suku III.
Acara diawali dengan sambutan dari Kepala KUA Semendawai Suku III, H. AliTaufiq, S. Sos. I. MM Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pemahaman mengenai tata cara pemulasaraan jenazah, khususnya bagi kaum perempuan, mengingat peran ibu-ibu di lingkungan masyarakat yang sering kali terlibat langsung dalam prosesi tersebut. “Dengan adanya kegiatan ini, semoga dapat menambah ilmu dan wawasan, serta bermanfaat bagi para penyuluh agama Islam KUA SS III dalam menjalankan tugas ke penyuluhan di masyarakat, khususnya dalam membantu pemulasaraan jenazah perempuan,” ujar beliau.
Kegiatan inti berupa penyampaian materi langsung disampaikan oleh Kyai Thohir selaku tokoh agama Sepuh kecamatan. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan dan mempraktikkan secara rinci tahapan-tahapan dalam pemulasaraan jenazah perempuan, mulai dari memandikan, mengkafani, hingga tata cara menyolatkan dan menguburkan jenazah sesuai syariat Islam. Penjelasan dilakukan dengan metode interaktif serta simulasi, sehingga para peserta dapat memahami secara langsung dan aplikatif.
" Ada empat (4) kewajiban yang dilakukan oleh orang muslim/muslimat yang berhubungan dengan jenazah, yakni memandikan jenazah, mengafani jenazah, menyalatkan jenazah, dan menguburkan jenazah. Dan dalam pengurusan jenazah disamping diperlukan kesungguhan dan kemauan, yang tidak kalah penting perlu adanya ilmu dan tata cara pemulasaran jenazah sesuai syariat. Dari persiapan sarana dan prasarana, prosesi pemandian, pengkafanan, hingga sholat jenazah dan di akhiri dengan pemakaman." terang kyai Tohir .
Para penyuluh agama Islam dan staf KUA yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung.banyak yang aktif bertanya dan berdiskusi, menandakan bahwa pelatihan ini sangat dibutuhkan dan relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini.
Ernawati, salah seorang penyuluh KUA SS 3 menerangkan bahwa semua yang disampaikan termasuk saat menutup mata, menyiapkan kain kafan, memandikan mayit, istinja, shalat jenazah dan doa memasukkan jenazah ke liang kubur sangat bermanfaat, dan jelas perbedaan pemulasaran antara jenazah perempuan dan jenazah laki - laki. Hal ini tentu sangat berguna bagi para penyuluh ketika terjun ke majlis taklim binaan, terlebih mayoritas penyuluh agama Islam KUA SS 3 adalah wanita". jelasnya
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, KUA Semendawai Suku III berharap para penyuluh agama Islam semakin siap dan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kaum ibu, dalam membantu proses pemulasaraan jenazah dengan benar sesuai tuntunan agama. Ini merupakan salah satu wujud nyata pelayanan KUA kepada umat, tidak hanya dalam urusan administrasi keagamaan, tetapi juga pembinaan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
_OmAl_
π¬ Komentar Pembaca
M
Mas min
04 Feb 2026 16:23
Mantab semoga penyuluh agama khususnya ss3 sehat dan sukses selalu