Tiga Kepala KUA Ngobrol Santai Bersama Jamaah Al-Ikhlas Sumbul, Bahas Istiqomah Ibadah
Daerah

Tiga Kepala KUA Ngobrol Santai Bersama Jamaah Al-Ikhlas Sumbul, Bahas Istiqomah Ibadah

  05 Dec 2025 |   54 |   Penulis : Humas Cabang APRI Dairi |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sumbul, (Humas). Suasana keakraban tercipta di Masjid Al-Ikhlas Sumbul pada hari Jumat, (05/12), setelah pelaksanaan Shalat Jum'at. Momen ini menjadi spesial karena dihadiri dan dipimpin oleh tiga Kepala KUA sekaligus, yaitu Kepala KUA Kecamatan Sumbul, Irwan Lamhot Nadeak, S.Ag, MH, bersama Kepala KUA Silahisabungan, dan Kepala KUA Parbuluan.

Pertemuan informal ini merupakan inisiatif untuk mempererat silaturahmi antar KUA dan juga dengan jamaah masjid di wilayah Kecamatan Sumbul. Setelah selesai menunaikan ibadah, ketiga pimpinan KUA tersebut memilih untuk tidak langsung meninggalkan lokasi, melainkan duduk santai dan berinteraksi langsung dengan para jamaah Masjid Al-Ikhlas.

Kepala KUA Sumbul, Irwan Lamhot Nadeak, yang bertindak sebagai tuan rumah, menjelaskan bahwa acara ngobrol santai ini bertujuan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung dan memperkuat peran KUA sebagai pelayan umat. Kehadiran dua Ka KUA dari kecamatan tetangga turut memperkaya suasana dan cakupan diskusi.

Dalam sesi bimbingan yang disampaikannya, Irwan Lamhot Nadeak menyampaikan pesan inti yang sangat relevan. Beliau mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk tetap istiqomah (konsisten) dalam melaksanakan ibadah Shalat Jum'at, bahkan seluruh ibadah wajib lainnya, sebagai pilar utama keimanan dan ketakwaan seorang muslim.

Pesan ini disambut antusias oleh para jamaah. Obrolan santai yang diselingi dengan bimbingan keagamaan tersebut memungkinkan adanya diskusi dua arah. Para jamaah merasa lebih dekat dengan pimpinan KUA dan berkesempatan bertanya mengenai berbagai persoalan keagamaan dan layanan KUA.

Kepala KUA Silahisabungan dan Kepala KUA Parbuluan turut memberikan dukungan terhadap kegiatan seperti ini, menegaskan pentingnya kolaborasi antar-KUA dalam pembinaan umat. Mereka sepakat bahwa pendekatan informal dan santai seperti ini lebih efektif dalam membangun komunikasi dan rasa saling percaya dengan masyarakat.

Diharapkan pertemuan tri-kepala KUA ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam upaya menyatukan langkah pembinaan keagamaan. Masjid Al-Ikhlas Sumbul tidak hanya menjadi saksi ibadah Shalat Jum'at, tetapi juga simbol dari eratnya silaturahmi dan konsistensi KUA dalam membimbing masyarakat untuk senantiasa istiqomah dalam kebaikan. 

Bagikan Artikel Ini

Infografis