KUA Lima Puluh Gelar Rapat Penyusunan Program Kerja Awal Tahun 2026
23 Jan 2026 | 17 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Pekanbaru (Humas) KUA Lima Puluh Warman, SH.MH berikan arahan dan pandangan dalam memimpin rapat bulanan awal tahun bersama Penyuluh Agama Islam, Kamis, 22/01/2026 di Ruang Kantor Urusan Agama Kecamatan Lima Puluh.
Dalam arahannya Warman, SH. MH menekankan tentang kinerja penyuluh yang harus istiqamah dan dapat bersinergi dengan masyarakat terutama dalam syi'ar dari masjid kemasjid dan terkhusus kepada para remaja yang harus dirangkul agar bisa menjadi generasi penerus yang mampu menjaga dan melestarikan ajaran agama Islam ditengah-tengah masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan bahwa kegiatan dakwah tidak pula harus difokuskan didalam masjid, akan tetapi bisa juga di sekolah-sekolah dan dari rumah kerumah agar kegiatan penyuluh berdampak ditengah masyarakat. Hal ini di sambut baik oleh segenap penyuluh agama Islam yang hadir diantaranya, Burlian, Ansori, Aprianto, Parlindungan, Nurheni, dan Sulastri serta perwakilan dari staf kantor.
Burlian menuturkan "bahwa perlu adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh segenap penyuluh agama Islam disupport oleh rekan-rekan yang lain meskipun sudah ada pembagian wilayah kerja di masing-masing Kelurahan, dalam artian saling menguatkan dan meramaikan pada saat-saat tertentu sehingga menimbulkan kesan bahwa Penyuluh ini ada dan bekerja sama ditengah-tengah masyarakat".
Senada dengan apa yang disampaikan oleh Burlian, Aprianto pun menambahkan "bahwa kegiatan-kegiatan nanti ditengah masyarakat bisa membawa banyak perubahan pada jama'ah masjid terutama dalam pelaksanaan ibadah shalat berjamaah di masjid atau mushalla, apalagi sebentar lagi kita akan menyambut bulan suci Ramadhan".
Dalam pertemuan tersebut juga diarahkan oleh Kepala KUA Kecamatan Lima Puluh agar segenap Penyuluh berada diwilayah kerja masing-masing saat jam kerja dan mengisi waktu ditengah-tengah masyarakat dengan hal yang positif, mampu menokohkan diri dan berbaur dengan masyarakat. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi persoalan-persoalan ditengah masyarakat yang tidak kita inginkan, seperti perselisihan antar warga, perkelahian antar remaja atau antar anak-anak usia sekolah dan aliran agama menyimpang, oleh sebab itu Penyuluhlah garda terdepan dalam menyampaikan hal ini dan bisa bersinergi dengan instansi lain.
Kegiatan rapat awal tahun ini ditutup dengan do'a yang dibacakan oleh Ustadz Asrori.( Humas/UB)