Syiar Islam Era Digital: Penghulu KUA Tuhemberua Ikuti PTQ Nasional RRI
Daerah

Syiar Islam Era Digital: Penghulu KUA Tuhemberua Ikuti PTQ Nasional RRI

  19 Feb 2026 |   28 |   Penulis : Humas Cabang APRI Nias Utara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Tuhemberua, (Humas). Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Tuhemberua, Muhammad Rifai, S.H., turut ambil bagian dalam ajang bergengsi Pekan Tilawatil Qur'an Nasional ke-56 tahun 1447 H / 2026 M yang diselenggarakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI). Kegiatan ini mengangkat tema “Memperkuat Generasi Muda Qurani di Era Digital, Wujudkan Indonesia Emas 2045,” sebagai refleksi peran Al-Qur’an dalam membangun peradaban bangsa di tengah arus transformasi digital.

Keikutsertaan Muhammad Rifai menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kecamatan Tuhemberua. Selain aktif sebagai penghulu, ia juga dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam pembinaan keagamaan dan pengembangan syiar Islam di lingkungan masyarakat. Partisipasinya dalam ajang nasional ini menunjukkan komitmen aparatur Kementerian Agama dalam menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya di ruang pelayanan, tetapi juga di panggung kompetisi.

Pelaksanaan rekaman video peserta dilaksanakan di studio RRI Gunungsitoli pada Rabu (18/02). Suasana studio tampak khidmat saat para peserta satu per satu menampilkan kemampuan terbaiknya dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Proses rekaman berlangsung dengan standar profesional penyiaran, memastikan kualitas audio dan visual yang optimal untuk penilaian tingkat nasional.

Dalam keterangannya, Muhammad Rifai menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan. Ia menilai ajang ini bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah syiar untuk meneguhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah tantangan era digital. Menurutnya, generasi muda perlu terus didorong agar mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana dakwah dan pembelajaran Al-Qur’an secara kreatif dan bertanggung jawab.



Tema yang diusung tahun ini dinilai sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Penguatan karakter Qurani di kalangan generasi muda menjadi fondasi penting dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Melalui lantunan ayat-ayat suci, peserta diharapkan tidak hanya menampilkan keindahan bacaan, tetapi juga menghadirkan pesan moral dan spiritual yang menyejukkan.

Panitia pelaksana dari RRI menyampaikan bahwa Pekan Tilawatil Qur’an Nasional merupakan agenda rutin yang bertujuan memperluas syiar Islam melalui media penyiaran publik. Dengan dukungan teknologi digital, jangkauan siaran dapat dinikmati masyarakat luas, sehingga semangat kompetisi sekaligus dakwah dapat dirasakan hingga ke berbagai penjuru tanah air.

Partisipasi Muhammad Rifai juga mendapat dukungan penuh dari rekan-rekan sejawat KUA Tuhemberua dan masyarakat. Mereka berharap keikutsertaan ini dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih giat mempelajari dan mencintai Al-Qur’an. Dukungan moral dan doa terus mengalir agar ia dapat memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah.

Melalui ajang ini, diharapkan nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi dan menjadi pedoman hidup dalam menghadapi dinamika zaman. Kehadiran aparatur KUA dalam kompetisi tingkat nasional ini sekaligus menegaskan bahwa pembinaan keagamaan adalah tanggung jawab bersama, demi terwujudnya generasi Qurani yang unggul dan Indonesia yang berkemajuan menuju 2045. (MHS/BNP)

Bagikan Artikel Ini

Infografis