Soroti Kenakalan Remaja, KUA Sei Bingai Gelar Safari Ramadhan Jilid II
23 Feb 2026 | 42 | Penulis : Humas Cabang APRI Langkat | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sei Bingai (Humas). Dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memberikan pembinaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, KUA Sei Bingai kembali melaksanakan Safari Ramadhan Jilid II yang dipusatkan di Masjid Al-Hidayah. Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh agama, pengurus BKM, serta jamaah setempat dengan penuh antusias.
Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama di kediaman salah satu pegawai KUA, saudari Ariani. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa saat seluruh pegawai Kantor KUA Sei Bingai hadir dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Sekretaris MUI Kecamatan Sei Bingai, Bapak Misno, S.H., serta jajaran BKM Masjid Al-Hidayah yang semakin menambah semarak kebersamaan di bulan suci Ramadhan.
Usai berbuka puasa dan melaksanakan sholat Maghrib, rombongan melanjutkan kegiatan dengan sholat Isya berjamaah di Masjid Al-Hidayah. Safari Ramadhan secara resmi dimulai setelah sholat Isya dengan sambutan dari Ketua BKM Masjid Al-Hidayah, Bapak Sumpeno. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kehadiran KUA Sei Bingai dan berharap kegiatan Safari Ramadhan dapat terus mempererat silaturahmi antara unsur pemerintah dan masyarakat.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Semoga melalui Safari Ramadhan ini, sinergi antara KUA dan masyarakat semakin erat, serta mampu memberikan pencerahan, khususnya bagi generasi muda kita,” ujar beliau.
Selanjutnya, Kepala KUA Sei Bingai, Suherman, S.Sos.I, dalam sambutannya menyoroti persoalan kenakalan remaja yang kian memprihatinkan. Ia menekankan pentingnya peran orang tua, tokoh agama, dan lingkungan dalam membimbing remaja agar tidak terjerumus pada pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, maupun perilaku yang menyimpang dari nilai-nilai agama.
Selain itu, beliau juga mengingatkan tentang dampak negatif pernikahan dini atau nikah di bawah umur. Menurutnya, pernikahan yang belum siap secara mental, fisik, dan ekonomi berpotensi menimbulkan berbagai persoalan rumah tangga, termasuk tingginya angka perceraian.
“Pernikahan adalah ibadah yang sakral dan membutuhkan kesiapan. Jangan sampai anak-anak kita menikah hanya karena dorongan emosi atau tekanan keadaan. Pendidikan dan pembinaan harus menjadi prioritas agar mereka siap membangun keluarga yang sakinah,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah singkat yang disampaikan oleh Ust. Muliono, S.H. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan tentang sunnah-sunnah dalam berpuasa yang seringkali dilupakan. Ia menjelaskan bahwa sahur merupakan sunnah yang sangat dianjurkan karena di dalamnya terdapat keberkahan. Selain itu, tidur siang secukupnya dapat membantu menjaga stamina selama berpuasa, dan menunggu waktu berbuka dengan memperbanyak doa serta zikir juga merupakan amalan yang dianjurkan.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperbanyak amal dan mengikuti sunnah Rasulullah, mulai dari sahur hingga menanti berbuka,” tuturnya.
Safari Ramadhan Jilid II ditutup dengan pelaksanaan sholat Tarawih berjamaah yang berlangsung khusyuk dan penuh kekhidmatan. Melalui kegiatan ini, KUA Sei Bingai berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai lembaga pencatat pernikahan, tetapi juga sebagai mitra pembinaan umat dalam membangun keluarga dan generasi yang lebih baik.