Sinergi KUA dan IPHI Dayun: Menguatkan Kolaborasi Demi Pelayanan Umat yang Lebih Berkualitas
Daerah

Sinergi KUA dan IPHI Dayun: Menguatkan Kolaborasi Demi Pelayanan Umat yang Lebih Berkualitas

  05 Mar 2026 |   6 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Siak (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dayun menggelar kegiatan konsolidasi bersama Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kecamatan Dayun sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kolaboratif, dengan dihadiri jajaran pengurus IPHI, para penyuluh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah setempat.

Kepala KUA Kecamatan Dayun, Najamudin, dalam sambutannya menegaskan bahwa konsolidasi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan merumuskan langkah-langkah strategis antara KUA dan IPHI. Ia menekankan bahwa IPHI, sebagai wadah berhimpunnya para alumni haji, memiliki peran yang sangat strategis dalam pembinaan umat.

Menurutnya, para anggota IPHI tidak hanya memikul tanggung jawab menjaga kemabruran haji secara pribadi, tetapi juga memiliki peran sosial dalam memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Sinergi yang terjalin secara solid diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembinaan keagamaan, termasuk dalam pelaksanaan manasik haji, bimbingan keluarga sakinah, serta penguatan moderasi beragama.

Ketua IPHI Kecamatan Dayun menyambut baik terselenggaranya konsolidasi tersebut. Ia menegaskan komitmen IPHI untuk terus berkolaborasi dengan KUA dalam berbagai program pembinaan umat.

Ia menyampaikan bahwa IPHI bukan sekadar organisasi silaturahmi para alumni haji, melainkan juga mitra strategis pemerintah dalam memberikan edukasi dan keteladanan kepada masyarakat. Para anggota IPHI diharapkan mampu menjadi teladan dalam pengamalan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, serta aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di tingkat kecamatan.

Forum diskusi berlangsung interaktif dan produktif. Sejumlah agenda strategis dibahas, antara lain: Penyusunan program kerja bersama KUA dan IPHI, penguatan peran penyuluh agama dalam pembinaan masyarakat, program pembinaan pasca-haji, rencana pelaksanaan kegiatan sosial dan keagamaan.

 (Nj/Fz)

Bagikan Artikel Ini

Infografis