Daerah
Semarak Ramadan 1447 H, KUA Hamparan Perak Khataman Alquran dan Peringatan Nuzulul Quran
11 Mar 2026 | 3 | Penulis : Humas Cabang APRI Deli Serdang | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Hamparan Perak, (Humas). Dalam rangka meningkatkan syiar Islam dan memperkuat kecintaan masyarakat terhadap kitab suci, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Hamparan Perak sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Khataman Alquran bersama dan peringatan Nuzulul Quran , Selasa, (10/03 ).
Acara yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Aula KUA Hamparan Perak dan diikuti oleh seluruh pegawai KUA, Penghulu, Penyuluh Agama Islam (PAI) serta tokoh-tokoh Agama Kecamatan Hamparan Perak.
Khatam Al-Quran: Wujud Kecintaan pada Kitab Suci. Kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-qur,an secara bersama-sama (tadarus) dan khataman Al qur'an sebagaimana yang telah diagendakan sejak awal Ramadan.
Kepala KUA Hamparan perak, Imam Syafii, S.HI, menyampaikan bahwa khataman ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk ikhtiar untuk menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup dan penolong umat.
"Kami bersyukur, di bulan mulia ini, keluarga besar KUA Hamparan Perak dapat mengkhatamkan Alquran. Ini adalah momentum memperdalam pemahaman dan kecintaan kita kepada Alquran, sejalan dengan program penguatan syiar Al-Qur'an di tingkat kecamatan," ujar Imam Syafii yang dikenal aktif mendorong inovasi pelayanan di KUA Hamparan Perak.
Peringatan Nuzulul Quran merupakan refleksi sejarah dan karakter diri sejauh mana kita membumikan Alquran pada kehidupan nyata kita.
Selepas khataman, acara dilanjutkan dengan peringatan malam Nuzulul Quran, yaitu peringatan peristiwa turunnya wahyu pertama Alquran (Surah Al-Alaq 1-5) kepada Nabi Muhammad SAW.
Selanjutnya Kepala KUA menekankan bahwa Nuzulul Quran adalah momen sakral untuk memperbaiki akhlak dan meningkatkan kualitas spiritual. "Turunnya Alquran adalah cahaya petunjuk.dengan menceritakan kisah-kisah sebagai motivasi dari kemukzijatan Al-Qur,an yang amat luar biasa. Mari kita jadikan peringatan ini sebagai pembeda antara yang haq dan batil, serta meningkatkan kuantitas dan kwalitas ibadah di sisa bulan Ramadan," tambahnya.
Imam Syafii juga menyampaikan sisi mengagumkannya Alquran sebagai mukjizat aqliyah yang menantang umat untuk mengekplorasi lebih jauh secara ilmiah pesan di dalam Alqur'an. Ia mencontohkan surat yunus ayat 92 tentang penemuan jasad firaun, al mukminun ayat 12 hingga 14 tentang proses penciptaan manusia dalam rahim sang ibu dan al A'la ayat 19 dan 20 tentang 2 lautan yang bertemu namun tidak bersatu seperti atau pemisah (barzakh) antara keduanya.
Penghulu KUA Hamparan Perak M. Ridwan S. Ag menyampaikan bahwa Nuzulul Quran bukan sekadar seremonial tahunan. Peristiwa ini adalah momentum tepat bagi kita untuk kembali merenungi bahwa perintah dan larangan yang ada di dalamnya sebagai penolong serta sayangnya kepada orang yang beriman, sebagaimana diperintahkan Allah Swt.. Al-Quran yang turun pertama kali dengan wahyu "Iqra" (bacalah) memotivasi kita untuk terus memperkuat budaya membaca, baik membaca kitab suci, maupun membaca tanda-tanda alam dan kehidupan untuk memajukan umat dan bangsa.
Sebagai bagian dari Kementerian Agama, kami ingin menekankan bahwa Nuzulul Quran adalah momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan antarumat. Al-Quran adalah inspirasi dan solusi kehidupan. Mari kita jadikan peringatan ini untuk lebih giat mempelajari, memahami, dan mengamalkan isi Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadikannya sebagai pedoman dalam membangun keluarga sakinah dan masyarakat yang damai.
Acara ditutup dengan doa oleh Ustazd Juaini M.A. sekaligus doa khatam Al-Qur,an dengan permohonan bersama untuk kemaslahatan masyarakat Hamparan Perak, keberkahan wilayah, dan peningkatan pelayanan keagamaan yang profesional di bawah naungan Kementerian Agama Deli Serdang yang kita cintai.