Penuh Haru, Penghulu KUA Rupat Utara Pimpin Doa dan Tepung Tawar Pelepasan Satu-Satunya Calon Jamaah Haji
Daerah

Penuh Haru, Penghulu KUA Rupat Utara Pimpin Doa dan Tepung Tawar Pelepasan Satu-Satunya Calon Jamaah Haji

  25 Apr 2026 |   8 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Bengkalis  Humas) Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Aula Gedung Medang Perkasa Kantor Camat Rupat Utara pada Jumat pagi (24/04/2026). Masyarakat dan jajaran pimpinan kecamatan berkumpul untuk melepas keberangkatan Ibunda Asmiatun, satu-satunya Calon Jamaah Haji (CJH) yang mewakili Kecamatan Rupat Utara tahun ini menuju Tanah Suci.

Dalam momentum sakral tersebut, Sulaiman, S.Sy, Penghulu KUA Rupat Utara, hadir secara langsung untuk memimpin doa serta mengikuti prosesi adat tepung tawar. Kehadirannya memberikan penguatan spiritual bagi sang tamu Allah sebelum menempuh perjalanan panjang menunaikan rukun Islam kelima.

Dalam khusyuknya doa yang dipanjatkan, Sulaiman memohon kepada Allah SWT agar Ibunda Asmiatun senantiasa dianugerahi kekuatan fisik, kesehatan yang prima, serta keselamatan selama berada di Makkah dan Madinah.

"Kita mendoakan agar seluruh tahapan ibadah berjalan lancar. Mulai dari berangkat meninggalkan rumah, selama di Tanah Suci, hingga kembali lagi ke tanah air. Semoga beliau selamat sampai tujuan dan pulang membawa predikat Haji yang Mabrurah," ujar Sulaiman dengan penuh harap.

Tak hanya doa, acara ini juga diwarnai dengan prosesi adat Tepung Tawar. Satu per satu tamu undangan, termasuk Camat Rupat Utara dan tokoh agama, memberikan percikan air mawar dan taburan beras kunyit kepada jamaah. Tradisi ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol restu dan dukungan moral dari masyarakat agar sang jamaah dijauhkan dari segala rintangan.

Kegiatan pelepasan ini merupakan tradisi rutin yang dijaga oleh Pemerintah Kecamatan Rupat Utara. Tujuannya adalah untuk memberikan dorongan semangat dan memastikan bahwa warga yang berangkat haji merasa didukung sepenuhnya oleh lingkungan tempat tinggalnya.

Acara yang berlangsung tertib ini ditutup dengan sesi bersalam-salaman dan foto bersama. Isak tangis haru dari keluarga pecah saat prosesi salam perpisahan dilakukan, mengiringi langkah Ibunda Asmiatun menuju impian setiap muslim di Baitullah.

 

Bagikan Artikel Ini

Infografis