News
Doa Pemberangkatan 61 Jamaah Haji Dungingi Berlangsung Khidmat, Kepala KUA Tekankan Kesiapan Spiritual
25 Apr 2026 | 20 | Penulis : Humas Cabang APRI Kota Gorontalo | Publisher : Biro Humas APRI Gorontalo
Gorontalo, 24 April 2026 — Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Masjid Uswatun Hasanah, Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, saat digelarnya doa pemberangkatan 61 Jamaah Calon Haji Tahun 1447 H/2026 M, Jumat (24/4).
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dungingi, Jamil, S.Ag., M.H., yang juga menyampaikan sambutan dan pesan kepada para jamaah. Turut hadir Ketua DPRD Kota Gorontalo, Irwan Hunawa, S.Ap., tokoh agama, tokoh masyarakat, Lurah Huangobotu, serta keluarga jamaah yang turut mengantar.
Dalam sambutannya, Jamil menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan lahir dan batin.
“Ibadah haji adalah panggilan Allah SWT. Luruskan niat, jaga kesehatan, jaga kekompakan, serta junjung tinggi nama baik daerah selama berada di Tanah Suci,” pesannya di hadapan para jamaah.
Ia juga mengingatkan pentingnya solidaritas antarjamaah, khususnya peran jamaah yang lebih muda untuk membantu jamaah lanjut usia selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Selain itu, kedisiplinan dalam mengikuti arahan petugas menjadi kunci kelancaran ibadah.
Kepada keluarga yang hadir, Jamil mengajak untuk mengikhlaskan keberangkatan para jamaah serta senantiasa memanjatkan doa agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
“Semoga seluruh jamaah diberi keselamatan dalam perjalanan, mampu menunaikan seluruh rukun dan wajib haji, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” tutupnya.
Kehadiran Ketua DPRD Kota Gorontalo, Irwan Hunawa, turut memberikan dukungan moral bagi para jamaah. Momentum ini semakin terasa emosional ketika doa bersama dipanjatkan, diiringi isak tangis haru keluarga yang melepas kepergian orang-orang tercinta menuju Tanah Suci.
Acara doa pemberangkatan ini menjadi simbol kebersamaan dan dukungan masyarakat Dungingi dalam mengantarkan para tamu Allah menuju perjalanan suci, dengan harapan mereka kembali membawa keberkahan bagi diri, keluarga, dan daerah.