Daerah
Sampaikan Khutbah Idul Fitri, Kepala KUA Doloksanggul Ingatkan Ramadhan Warisan Kehidupan
22 Mar 2026 | 11 | Penulis : Humas Cabang APRI Humbang Hasundutan | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Doloksanggul (Humas). Kepala KUA Doloksanggul Gerbang Munte, M.H melaksanaan salat Idul Fitri 1447 Hijriyah di mesjid at-Taubah Desa Hutagurgur, kecamatan Doloksanggul Sabtu (21/03). Mesjid at-Taubah merupakan mesjid kantor yang berada dalam kawasan Rumah Tahanan Kelas II B Humbang Hasundutan.
Gerbang Munte ditunjuk menjadi Imam dan Khatib pada pelaksanaan salat Idul Fitri yang berlangsung di Mesjid at-Taubah. Dengan mengangkat tema "Menjadikan Ramadhan Sebagai Warisan Kehidupan".
Saat menyampaikan khutbah Idul Fitri, Gerbang Munte menyampaikan bahwa terdapat 2 hal yang dapat dimaknai dalam Ramadhan sebagai fitrah kehidupan manusia. Berpedoman pada Surah at-Tin ayat 4 dan 5. "Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka)", (Qs at-Tin ayat 4-5).
Pertama. Jika di telusuri, entitas manusia diciptakan Allah Swt sebagai "Ahsan Taqwim" atau bentuk yang baik. Karna manusia yang dewasa (Balligh) memiliki akal yang menjadikannya sebagai entitas yang dapat dibebani hukum. Ini disebut mukallaf. Keadaan ini menjadikan manusia dapat memilih sebagai manusia yang syukur atau kufur, serta memilih menjadi manusia yang melakukan haq atau bathil.
Perilaku manusia yang pernah melakukan penyimpangan terhadap norma manusia tidak serta-merta menjadikannya sebagai manusia yang buruk dan memilih berputus asa dari rahmat Allah, karna dalam surah lainnya dalam al-Qur'an az-Zumar ayat 53 menegaskan bahwa Allah Swt merupakan Zat yang Maha Pengampun dan Penyayang terhadap berbagai dosa yang dilakukan oleh manusia.
Kedua. Pada ayat kelima dalam surah at-Tin, dapat dimaknai sebagai hukuman terakhir yang telah mengabaikan peringatan yang Allah Swt berikan kepadanya. Jika seseorang melakukan penyimpangan terhadap kehidupan, maka negara akan memberikan peringatan berupa hukuman di dunia pada nya, begitu pula jika seseorang melakukan penyimpangan terhadap aqidah dan ajaran Allah Swt dan Rasululullah Muhammad Saw, maka Allah akan memberikan peringatan hukuman terhadap kesalahannya.
Gerbang Munte menyampaikan tausiyah tersebut di saksikan oleh beberapa pegawai dan penghuni Rumah Tahanan yang beragama Islam yang berhadir dengan seksama dan penuh harap bahwa Allah Swt akan memberikan kasih dan sayang-Nya serta ampunan dari Nya.