Jamil, Kepala KUA Dungingi: Qurban Uji Ketulusan Manusia Modern
News

Jamil, Kepala KUA Dungingi: Qurban Uji Ketulusan Manusia Modern

  27 May 2026 |   16 |   Penulis : Humas Cabang APRI Kota Gorontalo |   Publisher : Biro Humas APRI Gorontalo

Gorontalo, 27 Mei 2026

Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Dungingi, Jamil, menjadi khatib pada pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 H di Masjid As-Sajadah, Kelurahan Tomulabutao, Kecamatan Dungingi, Rabu 27 Mei 2026. Turut hadir mendampingi, pegawai KUA Dungingi Rustamin Koem.

Dengan mengusung tema _"Qurban dan Krisis Ketulusan Manusia Modern"_, khutbah menyoroti makna penyembelihan hewan qurban di tengah arus kehidupan yang semakin pragmatis.

Jamil mengawali khutbah dengan mengingatkan kisah Nabi Ibrahim AS dan Ismail AS sebagai teladan keikhlasan tertinggi. Menurutnya, qurban bukan sekadar ritual pemotongan hewan, tetapi ujian sejauh mana manusia mampu melepaskan ego, kepentingan pribadi, dan perhitungan untung-rugi.

"Manusia modern hari ini cerdas dalam menghitung materi, tapi sering krisis dalam menghitung ketulusan. Banyak amal yang dilakukan, namun dibarengi ekspektasi pengakuan, pujian, bahkan keuntungan duniawi. Di sinilah kita perlu kembali pada ruh qurban," ujarnya di hadapan jamaah.

Ia menekankan tiga poin utama:

1. _Ketulusan mengalahkan kalkulasi_. Qurban mengajarkan bahwa nilai ibadah diukur dari niat, bukan dari besar kecilnya hewan yang disembelih.
2. _Empati sosial_. Daging qurban yang dibagikan adalah simbol bahwa ibadah personal harus berdampak pada penguatan kepedulian antar sesama.
3. _Perlawanan terhadap budaya pamer_. Di era media sosial, ibadah rentan berubah menjadi konten. Jamaah diajak menjaga agar qurban tetap menjadi urusan antara hamba dan Tuhannya.

Shalat Idul Adha di Masjid As-Sajadah berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan warga Tomulabutao serta sekitarnya. Setelah shalat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban yang akan disalurkan kepada warga yang berhak.

Bagikan Artikel Ini

Infografis