Daerah
Kepala KUA Silinda Mengajak Umat Mencontoh Keluarga Ibrahim Kajian QS Ash-Shaffat Ayat 102
27 May 2026 | 16 | Penulis : Humas Cabang APRI Serdang Bedagai | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Silinda ( Humas ), Beberapa hari kedepan tepatnya Rabu 27 Mei 2026 bertepatan 10 Zulhijjah 1447 H,umat Islam akan merayakan hari raya idul Adha atau yang dikenal dengan hari raya qurban.banyak dalil Qur'an membahas tentang ini seperti surah Al Kausar ayat yang kedua maka dirikan sholat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.yang dalam hal ini ditegaskan oleh KA KUA Silinda Edi Syahputera Siregar didampingi penghulu penyuluh serta plo,di acara safari Jum'at di masjid Al-Ikhlas desa damak gelugur 22 Mei 2026.
Bahwa sholat dan qurban adalah perintah yang datangnya dari Allah SWT,dimana keduanya dibutuhkan penafkahan, jikalau sholat ungkap beliau yang dinafkahi diri dan hati, maksudnya menghadirkan diri serta hati sipelaku sholat kehadapan Allah SWT, tentunya hal yang berbau keduniawian harus dipinggirkan demi masuk pada suasana kepasrahan saat sholat, sementara qurban yang dikeluarkan adalah harta, harta yang dibelanjakan untuk membeli hewan qurban dan itu juga butuh pengorbanan mereka yang berharta untuk menukar jalan perbelanjaannya ke akherat, tabungan masa depan yang orang bilang harta itu dibawa mati kalau dibelanjakan dijalan Agama.
“Keluarga Ibrahim adalah contoh keluarga yang dibangun di atas iman, ketaatan, dan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak. Nilai-nilai inilah yang perlu dihidupkan kembali dalam kehidupan keluarga muslim saat ini,” Jelas Pak KUA.
Pada kesempatan itu juga pak KUA mengupas QS Ashofat ayat 102, dialog Nabi Ibrahim bersama anaknya Nabi Ismail terkait menceritakan mimpi penyembelihan anaknya. Sekalipun Ibrahim Nabi yang jauh dari kekurangan manusia sempurna menyandang gelar kerasulan,dan tiap perkataan dan perbuatannya dalam lindungan Allah pasti membawa kebaikan,akan tetapi beliau mengedepankan dialog untuk menceritakan mimpi tersebut kepada sang anak.
Setidaknya untuk kita pedomani, pertama Ibrahim sosok ayah bertanggung jawab membawa keluarganya agar tetap patuh kepada Allah dan mengalahkan kepatuhannya terhadap yang lain. kedua Ibrahim sosok ayah sekaligus teman diskusi anak,ini bisa dilihat saat beliau menceritakan mimpi itu.rangkulan tanpa batas ayah dan anak menambah kekuatan batin keduanya,ketiga Ibrahim sosok ayah yang tidak otoriter, sekalipun itu baik ia masih memberi kesempatan ismail mengemukakan pendapatnya yang ayat itu menuliskannya lakukan ayah jangan ragu insyaallah kita mendapati kesabaran. ( ESS )
Pengorbanan yang Agung
27 May 2026