Perkuat Keterampilan Penghulu, Kanwil Kemenag Kaltim Gelar Praktik Simulasi Akad Nikah
News

Perkuat Keterampilan Penghulu, Kanwil Kemenag Kaltim Gelar Praktik Simulasi Akad Nikah

  16 Jul 2026 |   22 |   Penulis : Biro Humas APRI Kalimantan Timur |   Publisher : Biro Humas APRI Kalimantan Timur

Balikpapan, 15 Juli 2026 – Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Peningkatan Kompetensi Penghulu Se-Kalimantan Timur Tahun 2026, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur menggelar sesi Praktik Simulasi Akad Nikah di Asrama Haji Balikpapan, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan praktik ini diikuti oleh 37 orang penghulu dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Untuk memaksimalkan penyampaian materi, seluruh peserta dibagi menjadi tiga kelompok, di mana masing-masing kelompok didampingi oleh seorang narasumber yang berpengalaman di bidang kepenghuluan.


Adapun narasumber dalam sesi praktik ini adalah H. Yuliansyah, S.Ag., H. Aspian Noor Nurdin, S.Ag., dan Ahmadi, S.HI., M.H. Ketiga narasumber membimbing peserta secara langsung dalam mempraktikkan seluruh tahapan prosesi akad nikah, mulai dari persiapan, penyampaian Nasihat,  khutbah nikah, pelaksanaan ijab kabul, pembacaan Doa, dna penutup.

Melalui metode simulasi, para peserta diberikan kesempatan untuk berperan sebagai penghulu, memimpin prosesi  dalam prosesi akad nikah. Pendekatan ini bertujuan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknis dan kepercayaan diri dalam melaksanakan tugas di lapangan.

Selama praktik berlangsung, masing-masing narasumber memberikan evaluasi, saran, dan masukan terhadap teknik memimpin akad nikah, penyampaian khutbah nikah, penggunaan bahasa yang baik, etika pelayanan, hingga penyelesaian berbagai persoalan yang kerap ditemui dalam pelaksanaan akad nikah.

Sesi ini menjadi bekal yang sangat berharga, khususnya bagi penghulu-penghulu baru, agar mampu melaksanakan tugas secara profesional, percaya diri, serta sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan regulasi Kementerian Agama.

Melalui kegiatan praktik simulasi ini, diharapkan seluruh peserta memiliki kompetensi yang semakin baik dalam memberikan pelayanan pencatatan nikah yang berkualitas, profesional, humanis, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat di Kalimantan Timur.

Bagikan Artikel Ini

Infografis