Sambut Tahun Baru 2026, Ka KUA dan Camat Sei Bingai Adakan Zikir dan Doa Bersama untuk Bangsa
01 Jan 2026 | 168 | Penulis : Humas Cabang APRI Langkat | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sei Bingai, (Humas). Dalam rangka menyambut pergantian Tahun Baru 2026, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sei Bingai bersama Pemerintah Kecamatan Sei Bingai menggelar kegiatan Zikir dan Doa Bersama untuk Bangsa, yang dilaksanakan pada malam pergantian tahun di Masjid Al-Amin, Kecamatan Sei Bingai.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah masjid. Zikir dan doa bersama tersebut menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan kepedulian sosial masyarakat.
Dalam kata sambutannya, Camat Sei Bingai, Thomas Sitepu, SE.Kp, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari edaran Bupati Langkat yang mengimbau seluruh kecamatan untuk melaksanakan doa bersama bagi bangsa. Ia menegaskan pentingnya mengisi pergantian tahun dengan kegiatan yang positif dan bermakna.
“Menindaklanjuti edaran Bupati Langkat, kita melaksanakan doa bersama untuk bangsa. Semoga dengan doa dan zikir ini, daerah kita, bangsa dan negara senantiasa diberi perlindungan, kedamaian, dan keberkahan,” ujar Camat.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Sei Bingai, Suherman, S.Sos.I, dalam sambutannya mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum Tahun Baru sebagai waktu untuk merenung dan melakukan introspeksi diri.
“Saatnya kita merenung dan introspeksi diri atas apa yang telah kita lalui. Sebelum ini, kita juga turut berempati dan prihatin terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, dengan melakukan aksi nyata berupa donasi dan bantuan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkapnya.
Pada sesi tausyiah, Drs. H. Misto AR mengajak jamaah untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT. Ia menekankan bahwa berbagai bencana yang terjadi hendaknya menjadi pengingat agar manusia lebih sadar dan bertanggung jawab atas perbuatannya terhadap alam dan sesama.
“Mari kita mohon ampun atas dosa-dosa kita. Bencana yang terjadi merupakan peringatan agar manusia sadar, karena seringkali itu akibat dari ulah tangan manusia sendiri,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat mengawali Tahun Baru 2026 dengan semangat spiritual, kepedulian sosial, serta komitmen bersama untuk membangun bangsa yang lebih baik, berakhlak, dan berkeadaban.