Pesan Kakankemenag Tuban dalam The Most KUA di SMKN1 Tuban
News

Pesan Kakankemenag Tuban dalam The Most KUA di SMKN1 Tuban

  01 Mar 2026 |   11 |   Penulis : APRI Pusat |   Publisher : APRI Pusat

Tuban (Humas PP APRI) - Mengawali program The Most KUA Joyful Ramadan Mubarak yang diadakan oleh KUA Revitalisasi Tuban bekerjasama dengan SMKN1 Tuban dan dihadiri Kepala Kemenag memberi bekal kepada 600 Siswa-siswi kelas XII SMKN1 Tuban yang bertempat di Aula utama pada Jum'at kemarin, (27/02/2026). 

Umi Kulsum, kepala Kemenag Tuban saat hadir membuka kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) memberi pesan penting kepada anak-anak dalam rangka membangun karakter seorang muslim dan dalam rangka mempersiapkan masa depan yang gemilang. Dalam paparannya, ia berpesan kepada para siswa yang memiliki peran penting sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Menurutnya, kesuksesan di masa depan harus diraih oleh generasi muda yang akan meneruskan estafet kepemimpinan bangsa. Untuk itu, lanjutnya anak-anak muda harus memiliki karakter kuat dan memiliki 3 (tiga) kecerdasan, yaitu kecerdasan spiritual, kecerdasan intelektual, dan kecerdasan sosial.
Kecerdasan spiritual artinya menempatkan hubungan dengan Allah sebagai prioritas utama dalam kehidupan. "kunci utama kesuksesan itu bukan pada kecerdasan intelektual semata namun pada sholat kita, jadi jaga sholat kalian, maka Allah akan menjaga hidup kalian", tegasnya di hadapn para siswa. Kedua, kecerdasan intelektual, yakni kemampuan mengasah ilmu pengetahuan serta keterampilan sesuai potensi dan bakat yang dimiliki lalu dikembangkan agar siap menghadapi dunia kerja. Anak-anak harus terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi, jangan buru-buru menikah karena membangun rumah tangga tanpa persiapan yang matang itu akan menghadapi berbagai resiko dan masalah keluarga. Ketiga, kecerdasan sosial, yaitu membangun hubungan baik dengan sesama serta menjunjung tinggi sikap toleransi dan saling menghormati dengan teman yang berbeda keyakinan. Mengakhiri paparannya Ia juga mengingatkan kepada para siswa agar menghindari perilaku perundungan (bullying) kepada temannya. "jangan ada bullying di sekolah, kita harus saling menghormati antar sesama sebagai ukhuwah basyariyah", pungkasnya. Selesai menyampaikan materi peserta diajak kuis dan ditantang untuk menjawab beberapa pertanyaan seputar batas usia nikah, moderasi beragama dan beberapa peraturan perkawinan.
 
Acara selanjutnya diisi materi oleh Plt. Kepala KUA Tuban bersama tim The Most KUA Tuban. Dalam pemaparannya, Akhmat Iswoyo mengawali menyampaikan materi tentang kondisi dunia global dan potret remaja saat ini serta tantangan-tantangannya dan kecenderungan mereka dalam mencari jati diri. Kemudian dilanjut dengan materi tentang pencegahan pernikahan anak dalam upaya menyiapkan keluarga yang tangguh, sakinah dan mashlahah. Pria dengan tiga anak ini kemudian menjelaskan harapan menjadi Remaja Qeren Qur'ani (RQQ) sebagai potret ideal bagi remaja saat ini agar tidak terpengaruh dengan perkembangan dunia luar. Acara diselingi dengan menyanyi bersama lagu MIKASA (Mari Menikah di Usia Dewasa) sebuah lagu karya salah satu kepala KUA di wilayah Tuban yang menggambarkan betapa pentingnya menikah di usia dewasa.

.
Sebelum kegiatan diakhiri Tim The Most KUA Tuban mengajak para peserta untuk menyanyikan lagu tepuk RQQ (Remaja Qeren Qur'ani) yang menyimbulkan ciri-ciri remaja muslim yang berkarakter dan berwatak moderat. Sesi paling akhir ditutup dengan lalu foto bersama dalu do'a yang dipimpin oleh penyuluh agama dengan harapan agar kegiatan ini bermanfaat dan peserta memperoleh wawasan baru untuk meraih cita-cita tinggi di masa depan. (ais) 
 

Bagikan Artikel Ini

Infografis