Perkuat Sinergi, APRI dan Kemenag Kabupaten Probolinggo Matangkan Program Keagamaan Terpadu
Daerah

Perkuat Sinergi, APRI dan Kemenag Kabupaten Probolinggo Matangkan Program Keagamaan Terpadu

  30 Jun 2026 |   14 |   Penulis : Biro Humas APRI Jawa Timur |   Publisher : Biro Humas APRI Jawa Timur

Probolinggo (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo terus memperkuat kolaborasi lintas bidang guna mengoptimalkan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Koordinasi dan Konsolidasi Pemantapan Program Kolaborasi Lintas Seksi yang digelar di Ruang Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD. Pontren), Selasa (30/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Penyelenggara Zakat dan Wakaf (ZaWa), pengurus Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI), Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), serta unsur terkait di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo.

Forum koordinasi tersebut menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan berbagai program lintas seksi agar pelaksanaannya lebih efektif, terintegrasi, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Sejumlah agenda prioritas menjadi pembahasan, antara lain pelaksanaan Rashdul Kiblat Serentak dalam rangka Peaceful Muharram 1448 Hijriah, percepatan verifikasi lembaga Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dan Madrasah Diniyah, penguatan tata kelola perwakafan, peningkatan kualitas layanan dan pembinaan di Kantor Urusan Agama (KUA), serta optimalisasi program bimbingan keagamaan melalui sinergi penyuluh agama, penghulu, dan seluruh pemangku kepentingan.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, M. Imamuddin Nur Fajri, menegaskan bahwa keberhasilan program keagamaan memerlukan kolaborasi yang solid antarunit kerja.

"Kolaborasi lintas seksi merupakan kunci untuk menghadirkan pelayanan keagamaan yang lebih efektif, terukur, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dengan menyatukan langkah, kita dapat mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki sehingga program-program Kementerian Agama benar-benar memberikan dampak nyata hingga ke tingkat desa dan kelurahan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Ansori, menilai koordinasi yang berkelanjutan akan memperkuat kualitas pembinaan lembaga pendidikan keagamaan sekaligus meningkatkan efektivitas implementasi program.

"Forum konsolidasi ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, dan membangun budaya kerja kolaboratif. Sinergi antara PD. Pontren, Bimas Islam, ZaWa, APRI, IPARI, dan KUA diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang semakin profesional serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan kehidupan beragama di Kabupaten Probolinggo," ungkapnya.

Melalui koordinasi dan konsolidasi ini, seluruh peserta berkomitmen memperkuat komunikasi, menyelaraskan program kerja, serta membangun kolaborasi yang berkesinambungan. Sinergi lintas seksi diharapkan mampu mendorong terwujudnya pelayanan keagamaan yang profesional, inklusif, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo dalam membangun tata kelola kelembagaan yang semakin solid melalui kolaborasi, sehingga setiap program keagamaan dapat terlaksana secara baik.

Bagikan Artikel Ini

Infografis