APRI Gorontalo Gelar Bahtsul Masail, Bahas Solusi Fikih atas Konflik Wali Nasab dalam Pernikahan
Daerah

APRI Gorontalo Gelar Bahtsul Masail, Bahas Solusi Fikih atas Konflik Wali Nasab dalam Pernikahan

  29 Jun 2026 |   9 |   Penulis : Biro Humas APRI Gorontalo |   Publisher : Biro Humas APRI Gorontalo

Pohuwato, 29 Juni 2026 – Ketua APRI Wilayah Provinsi Gorontalo menghadiri kegiatan Bahtsul Masail yang diselenggarakan oleh APRI Cabang Pohuwato bekerja sama dengan Pengurus Wilayah APRI Provinsi Gorontalo. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pohuwato ini mengangkat tema “Konflik Wali Nasab: Solusi Fikih terhadap Sengketa Keluarga dalam Pernikahan.”


Kegiatan tersebut menjadi forum ilmiah dan keagamaan yang bertujuan membahas berbagai persoalan terkait konflik wali nasab yang kerap menjadi penyebab sengketa dalam keluarga, khususnya dalam proses pernikahan. Melalui pendekatan fikih yang komprehensif, para peserta bersama-sama mengkaji berbagai kasus yang berkembang di masyarakat untuk menemukan solusi yang sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pohuwato, Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pohuwato, serta seluruh Pengurus Cabang (PC) APRI Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo.

Dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan semangat keilmuan, para peserta aktif berdiskusi dan memberikan pandangan berdasarkan dalil-dalil fikih serta pengalaman praktik di lapangan. Pembahasan yang mendalam diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi dan panduan yang menjadi rujukan bagi para penghulu, penyuluh agama, dan praktisi hukum keluarga Islam dalam menangani persoalan wali nasab.

Ketua APRI Wilayah Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi kepada APRI Cabang Pohuwato atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Bahtsul Masail merupakan wadah strategis untuk memperkuat kapasitas keilmuan dan profesionalitas anggota APRI dalam menjawab berbagai persoalan keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat pemahaman fikih sekaligus menyatukan persepsi dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Dengan adanya pembahasan yang mendalam dan berbasis kajian ilmiah, diharapkan setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan secara bijaksana, adil, dan sesuai dengan tuntunan syariat,” ujarnya.

Melalui kegiatan Bahtsul Masail ini, APRI diharapkan semakin berperan aktif dalam memberikan kontribusi nyata bagi penguatan kehidupan beragama, khususnya dalam bidang hukum keluarga Islam, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmonisasi dan ketahanan keluarga di tengah masyarakat.

Bagikan Artikel Ini

Infografis