Perkuat Profesionalisme, Penghulu KUA Pinggir Ikuti Pembinaan Nasional JF Penghulu Secara Hybrid
Nasional

Perkuat Profesionalisme, Penghulu KUA Pinggir Ikuti Pembinaan Nasional JF Penghulu Secara Hybrid

  08 Jul 2026 |   15 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Bengkalis (Humas) Sebagai upaya nyata dalam mendongkrak kompetensi, profesionalisme, serta pemahaman regulasi kepegawaian terbaru, Penghulu KUA Kecamatan Pinggir, Ria Suardi, S.Ud., mengikuti agenda Pembinaan Pegawai Jabatan Fungsional (JF) Penghulu Formasi Tahun 2025. Kegiatan berskala nasional ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia secara hybrid pada Senin (06/07/2026).

Acara dipusatkan langsung dari Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, dan diikuti secara daring oleh ribuan penghulu dari seluruh penjuru Indonesia melalui titik lokasi yang difasilitasi oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota masing-masing.

Pembinaan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Ditjen Bimas Islam untuk memperkuat kapasitas penghulu sebagai ujung tombak pelayanan publik di bidang pencatatan nikah, bimbingan keluarga sakunah, serta pelayanan keagamaan. Langkah ini sekaligus menjadi manifestasi penguatan SDM Kementerian Agama agar mampu menghadirkan layanan yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat modern.

Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Kementerian Agama, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, doa, serta laporan kegiatan. Agenda kemudian dibuka secara resmi lewat arahan strategis dari Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag.

Dalam arahannya, Prof. Abu Rokhmad menegaskan bahwa penghulu memegang peran yang sangat strategis dalam membangun fondasi ketahanan keluarga, sekaligus menjadi cerminan langsung dari wajah pelayanan Kementerian Agama di mata publik.

"Penghulu harus terus meng-upgrade kompetensi, menjaga integritas tanpa kompromi, serta menghadirkan layanan nikah yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Melalui pembinaan ini, kita ingin mencetak SDM penghulu yang unggul dan siap menjawab segala tantangan zaman," tegas Prof. Abu Rokhmad.

Guna membekali para peserta dengan kemampuan taktis, raker ini menghadirkan serangkaian materi dari para pakar dan pejabat otoritatif, di antaranya:

1. Layanan Nikah Adaptif Profesional oleh Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis kebutuhan ril masyarakat.

2. Kompetensi dan Pengembangan Karier Penghulu oleh Kepala Biro SDM Kemenag, yang mengupas tuntas terkait penguatan kapasitas, jenjang karier, serta masa depan profesionalisme kepenghuluan.

3. Bimbingan Teknis Administrasi Nikah dan Rujuk oleh Kasubdit Bina Kepenghuluan, yang membedah penguatan tata kelola administrasi sesuai dengan regulasi terbaru demi mewujudkan pelayanan yang tertib, akuntabel, dan berkualitas.

Sepanjang sesi, para peserta termasuk utusan dari KUA Pinggir mengikuti jalannya pembinaan dengan antusias tinggi. Ruang diskusi interaktif dan sesi tanya jawab dimanfaatkan secara optimal untuk mengurai berbagai potret kendala dan tantangan nyata yang kerap dihadapi penghulu di lapangan.

Ditemui seusai acara, Penghulu KUA Kecamatan Pinggir, Ria Suardi, S.Ud., menyambut baik dan mengapresiasi penuh atas diinisiasinya pembinaan ini. Menurutnya, momentum ini sangat krusial dalam memperbarui peta pemahaman terhadap regulasi dan dinamika pelayanan kepenghuluan terkini.

"Pembinaan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperbarui wawasan dan memperkuat kompetensi kami di daerah. Materi yang disajikan sangat membumi dan relevan dengan tugas harian, sehingga siap kami implementasikan untuk terus menaikkan kelas kualitas pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Pinggir," pungkas Ria Suardi optimis.

Bagikan Artikel Ini

Infografis