News
Perkuat Kesiapan Catin, KUA Kota Tengah Gelar Bimbingan Perkawinan Mandiri
05 Jan 2026 | 214 | Penulis : Biro Humas APRI Gorontalo | Publisher : Biro Humas APRI Gorontalo
Gorontalo, 5 Januari 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kota Tengah terus berkomitmen meningkatkan kualitas pernikahan masyarakat melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) mandiri. Kegiatan yang berlangsung di Aula KUA Kota Tengah, Kota Gorontalo ini diikuti oleh lima pasang calon pengantin (catin) yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Bimbingan perkawinan tersebut dipimpin langsung oleh Penghulu KUA Kota Tengah, Hi. Wahyudin Hiyoda. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Bimwin bukan sekadar pemenuhan syarat administratif menjelang pernikahan, melainkan sarana penting untuk membekali calon pengantin dengan pemahaman dan kesiapan yang matang.
“Bimbingan ini bertujuan menanamkan nilai tanggung jawab, kesetiaan, serta pentingnya komunikasi yang sehat, demi terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ujar Wahyudin.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi yang mencakup aspek hukum, sosial, kesehatan, dan keagamaan. Materi tersebut disampaikan oleh narasumber yang kompeten di bidangnya, antara lain tenaga kesehatan dari Puskesmas Kota Tengah, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Penghulu Harun Harmain, serta Penyuluh Agama Islam. Topik yang dibahas meliputi kesehatan reproduksi, kesiapan mental dan fisik dalam berumah tangga, serta penguatan nilai-nilai agama sebagai pedoman kehidupan keluarga.
Kegiatan Bimwin ini juga dilengkapi dengan simulasi ijab kabul yang memberikan gambaran nyata kepada para calon pengantin mengenai prosesi akad nikah. Simulasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kesiapan peserta saat hari pernikahan tiba.
Menariknya, KUA Kota Tengah turut menerapkan inovasi Bimbingan Smart Card (BSC) sebagai media pembelajaran interaktif. Melalui BSC, peserta dapat mengakses materi bimbingan secara lebih praktis, fleksibel, dan menyenangkan, sehingga proses pembelajaran tidak terbatas hanya pada saat kegiatan berlangsung.
Sebanyak 10 peserta yang terdiri dari lima pasang calon pengantin tampak aktif mengikuti setiap sesi, berdiskusi, serta berpartisipasi dalam simulasi yang disediakan. Antusiasme ini menunjukkan besarnya minat calon pengantin untuk mempersiapkan diri secara serius sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Di akhir kegiatan, Wahyudin berharap bimbingan perkawinan ini mampu memberikan bekal yang komprehensif bagi calon pengantin, tidak hanya secara teoritis, tetapi juga mental, spiritual, dan sosial.
“Dengan bekal yang matang, kami berharap pasangan-pasangan ini dapat membangun rumah tangga yang harmonis, penuh kasih sayang, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” tutupnya.
Melalui kegiatan Bimwin ini, KUA Kota Tengah berharap dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan keluarga-keluarga yang kuat, harmonis, dan berkualitas, sekaligus meningkatkan kualitas pernikahan di wilayah Kota Tengah secara berkelanjutan.