Menuju Keluarga Sakinah, Penghulu KUA Sei Kepayang Berikan Bimwin kepada Calon Pengantin
29 Apr 2026 | 9 | Penulis : Humas Cabang APRI Asahan | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sei Kepayang (Humas) Dalam upaya mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Sei Kepayang, Muhammad Hidayat Rahman Hantoro, SH memberikan bimbingan perkawinan (bimwin) kepada para calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Pada Rabu (29/4/2026).
Kegiatan bimbingan ini bertujuan untuk membekali calon pengantin dengan pengetahuan dan pemahaman tentang kehidupan rumah tangga, mulai dari hak dan kewajiban suami istri, komunikasi dalam keluarga, hingga penyelesaian konflik secara bijak.
Dalam penyampaiannya, Muhammad Hidayat Rahman Hantoro SH. menekankan pentingnya kesiapan mental dan spiritual sebelum memasuki jenjang pernikahan. Ia menyampaikan bahwa pernikahan bukan hanya tentang seremoni, tetapi juga tentang komitmen jangka panjang dalam membangun rumah tangga yang harmonis.
“Melalui bimbingan ini, kami berharap calon pengantin memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi dinamika kehidupan berumah tangga. Kunci utama adalah komunikasi yang baik, saling pengertian, serta landasan agama yang kuat,” ujarnya.
Salah satu calon pengantin yang mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan bimwin ini. Ia mengaku mendapatkan banyak ilmu dan wawasan baru yang sebelumnya belum dipahami secara mendalam.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Banyak hal yang sebelumnya kami anggap sepele ternyata sangat penting dalam kehidupan rumah tangga. Kami jadi lebih siap secara mental dan memahami peran masing-masing,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala KUA Sei Kepayang, H. Taufik Hidayat Simanjuntak, S.Fil.I turut memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan bimbingan perkawinan tersebut. Ia menegaskan bahwa bimwin merupakan salah satu program strategis Kementerian Agama dalam menekan angka perceraian dan membangun keluarga yang berkualitas.
“Kami sangat mendukung pelaksanaan bimbingan perkawinan ini. Diharapkan para calon pengantin tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga siap secara emosional dan spiritual dalam membina rumah tangga,” tuturnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin memahami pentingnya persiapan sebelum menikah.
Dengan adanya bimbingan perkawinan ini, diharapkan para calon pengantin di wilayah Sei Kepayang dapat membangun keluarga yang harmonis, bahagia, dan diridhai oleh Allah SWT.(SHH)