Daerah
Perkuat Karakter Generasi Muda, KUA Sidikalang Gelar Pembinaan Akhlak dan Santunan Anak Yatim
03 Feb 2026 | 8 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sidikalang, (Humas). Penyuluh Agama Islam (PAI) Kanan Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang, Karimin Silalahi, S.Ag., melaksanakan kegiatan pembinaan umat yang khidmat di tengah jamaah Al Mukminun, Panji Sibura-Bura, Sidikalang, pada Senin (02/02). Kegiatan ini mengombinasikan penyampaian materi keagamaan dengan aksi sosial nyata berupa penyantunan anak yatim sebagai bentuk implementasi dari ajaran kasih sayang dalam Islam.
Dalam sesi tausiyahnya, Karimin Silalahi menekankan pentingnya penguatan akhlak bagi generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Beliau menjelaskan bahwa akhlakul karimah adalah pondasi utama yang harus ditanamkan sejak dini agar para pemuda tidak mudah tergerus oleh arus negatif globalisasi dan perkembangan teknologi yang tidak terkendali.
Menurutnya, pemuda adalah pilar kemajuan bangsa dan agama di masa depan, sehingga integritas moral harus menjadi identitas utama mereka. Karimin mengajak para orang tua dan tokoh masyarakat di Panji Sibura-Bura untuk bahu-membahu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang spiritual anak-anak, guna mencetak generasi yang cerdas secara intelektual namun tetap santun secara perilaku.
"Akhlak bukan sekadar teori yang dihafalkan, melainkan cerminan iman yang dipraktikkan dalam keseharian. Jika generasi muda kita memiliki benteng moral yang kokoh, maka mereka akan menjadi pribadi yang jujur, amanah, dan memiliki empati tinggi terhadap sesama," ujar Karimin Silalahi di hadapan jamaah yang hadir dengan antusias.
Suasana haru menyelimuti lokasi acara saat memasuki sesi penyantunan anak yatim. Karimin menegaskan bahwa menyayangi dan memperhatikan kesejahteraan anak yatim adalah salah satu manifestasi akhlak mulia yang paling dicintai oleh Rasulullah SAW. Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban sesama sekaligus mengajarkan para pemuda tentang pentingnya solidaritas sosial.
Melalui santunan tersebut, PAI KUA Sidikalang ingin menunjukkan bahwa dakwah harus menyentuh sisi kemanusiaan secara langsung. Pemberian bantuan ini diharapkan tidak hanya dilihat dari nilai materiilnya, tetapi sebagai pesan moral bahwa anak-anak yatim adalah bagian tak terpisahkan dari keluarga besar jamaah Al Mukminun yang harus terus dijaga dan didukung pendidikannya.
Para jamaah dan tokoh masyarakat Panji Sibura-Bura menyambut positif inisiatif ini. Mereka menilai kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat memberikan pencerahan sekaligus motivasi bagi warga untuk terus aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial, sehingga hubungan silaturahmi antarwarga semakin erat dan harmonis.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Sidikalang. Karimin Silalahi berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut secara istikamah sebagai bagian dari program kerja KUA Sidikalang dalam membina umat dan menebar kemaslahatan di Kabupaten Dairi. (MHS)