Daerah

Alquran Harus Jadi Cermin Perilaku, Bukan Sekadar Hitungan Angka Khataman
03 Feb 2026 | 6 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sidikalang, (Humas). Suasana khidmat menyelimuti Masjid Amaliyah SPG, Air Bersih, Sidikalang pada Selasa sore (03/02). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sidikalang, H. Abdul Yajid Lingga, S.Ag., MM, hadir secara langsung untuk mengikuti prosesi khatam Al-Quran sekaligus memberikan pembinaan bagi jamaah majelis taklim setempat.
Dalam arahan pembinaannya, H. Abdul Yajid Lingga menekankan bahwa esensi dari membaca Al-Quran bukan terletak pada seberapa banyak seseorang mampu menyelesaikannya secara kuantitas. Beliau mengingatkan agar umat Islam tidak terjebak pada perlombaan mengejar jumlah khataman semata tanpa meresapi makna yang terkandung di dalamnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup yang nyata dalam setiap tarikan napas dan langkah kaki. Menurutnya, kualitas diri seorang Muslim seharusnya tecermin dari sejauh mana perilaku sehari-harinya selaras dengan petunjuk-petunjuk yang ada di dalam kitab suci tersebut.
"Al-Quran bukan sekadar hiasan di rak buku atau rutinitas lisan, melainkan petunjuk arah yang harus mewarnai karakter dan etika kita di masyarakat," ujar Abdul Yajid di hadapan para jamaah. Beliau berharap agar setelah prosesi khatam ini, ada perubahan positif dalam interaksi sosial dan spiritualitas para anggota majelis taklim.
Kehadiran Kepala KUA dalam agenda ini didampingi oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional, Ernidawati Siregar, S.Ag, beserta jajaran staf KUA Sidikalang lainnya. Kehadiran tim lengkap ini menunjukkan komitmen KUA dalam memberikan pendampingan keagamaan yang intensif di tingkat akar rumput, khususnya bagi kelompok-kelompok pengajian.

Ernidawati Siregar menambahkan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat literasi keagamaan warga. Dengan adanya bimbingan langsung, diharapkan jamaah tidak hanya fasih membaca, tetapi juga memiliki pemahaman yang moderat dan aplikatif sesuai nilai-nilai keislaman.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Amaliyah SPG ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari warga Air Bersih. Para jamaah tampak menyimak dengan saksama setiap poin bimbingan yang disampaikan, yang juga menjadi ajang silaturahmi antara pejabat KUA dan masyarakat sekitar.
Acara ditutup dengan doa bersama, menandai berakhirnya rangkaian prosesi khatam Al-Quran sore itu. Dengan semangat baru, para jamaah diharapkan mampu membawa pesan-pesan Al-Quran ke dalam lingkungan keluarga dan masyarakat, demi terciptanya tatanan sosial yang lebih harmonis di Sidikalang. (MHS)