Pererat Silaturahmi, Ka KUA Panyabungan Timur Hadiri Halal Bi Halal dan Sejuta Shalawat di Gunung Baringin
09 Apr 2026 | 34 | Penulis : Humas Cabang APRI Mandailing Natal | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Panyabungan Timur, (Humas). Suasana khidmat menyelimuti Desa Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, saat jajaran Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar acara Halal Bi Halal yang dirangkai dengan pengajian akbar. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (08/04) ini menjadi momentum spesial bagi masyarakat setempat untuk kembali mempererat tali persaudaraan pasca-Idul Fitri.
Agenda ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran tokoh agama, Buya H. Salman Ahmad Nasution, yang memimpin jalannya pengajian akbar dan Gema Shalawat. Gema shalawat yang dilantunkan secara serentak oleh ribuan jamaah menciptakan atmosfer spiritual yang sangat kental, memenuhi ruang udara di wilayah Panyabungan Timur dengan pesan kedamaian.
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Panyabungan Timur, Aman, S.Ag, hadir secara langsung dalam kegiatan yang dilaksanakan di wilayah kerjanya tersebut. Kehadiran beliau merupakan bentuk sinergi antara instansi keagamaan dan pemerintah daerah dalam mendukung penguatan nilai-nilai religius di tengah masyarakat Mandailing Natal.
Dalam kesempatan tersebut, Aman, menyampaikan apresiasinya atas inisiasi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang memilih Gunung Baringin sebagai lokasi pelaksanaan. Menurutnya, kegiatan berskala besar seperti ini tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga membangkitkan semangat kebersamaan di tingkat kecamatan hingga desa.
Buya H. Salman Ahmad Nasution dalam tausiyahnya menekankan pentingnya menjaga hati dan lisan melalui shalawat. Beliau mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk menjadikan momentum Halal Bi Halal sebagai ajang pembersihan diri dari khilaf dan salah, sembari terus memupuk rasa cinta kepada Rasulullah SAW melalui amalan shalawat yang istiqomah.
Antusiasme masyarakat Panyabungan Timur terlihat sangat tinggi, di mana warga dari berbagai desa berbondong-bondong memadati lokasi acara sejak pagi hari. Meskipun cuaca cukup terik, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para jamaah untuk mengikuti rangkaian doa dan zikir bersama hingga akhir acara.
Aman, S.Ag juga menambahkan bahwa peran KUA akan terus dioptimalkan dalam mengawal kegiatan keagamaan serupa di masa mendatang. Beliau berharap kolaborasi antara ulama dan umaro (pemerintah) yang terlihat dalam acara ini dapat terus dipertahankan demi terciptanya tatanan masyarakat yang harmonis dan religius.
Pihak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang hadir dalam rombongan tersebut juga menyampaikan rasa terima kasih kepada tokoh masyarakat dan pihak keamanan yang telah membantu kelancaran acara. Sinergi lintas sektoral ini menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah banyak di wilayah perbukitan tersebut.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara pejabat pemerintah, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat yang hadir. Kegiatan ini berakhir dengan tertib, meninggalkan kesan mendalam bagi warga Gunung Baringin yang merasa bangga desa mereka menjadi pusat syiar keagamaan di Kabupaten Mandailing Natal. (MHS)