Peran Strategis  KUA Pusaka Bantimurung dan  Koordinator KB dalam Menekan Angka Pernikahan Anak dan Stunting melalui Bimwin dan BRUS
News

Peran Strategis KUA Pusaka Bantimurung dan Koordinator KB dalam Menekan Angka Pernikahan Anak dan Stunting melalui Bimwin dan BRUS

  15 Jan 2026 |   38 |   Penulis : Humas Cabang APRI Sulawesi Selatan |   Publisher : Biro Humas APRI Sulawesi Selatan

Bantimurung (APRI) – Kemenag Maros, Sulsel. Koordinator Keluarga Berencana (KB) bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Pusaka Bantimurung terus memperkuat sinergi dalam upaya menekan angka pernikahan anak dan mencegah stunting melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin serta Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Selasa (13/1/2026).

Kegiatan Bimwin dan BRUS yang dilaksanakan secara terpadu ini bertujuan memberikan edukasi menyeluruh kepada calon pengantin dan remaja usia sekolah terkait kesiapan usia menikah, kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, serta pentingnya pemenuhan gizi sejak sebelum kehamilan. Program ini dinilai strategis sebagai langkah pencegahan pernikahan usia anak yang berisiko tinggi terhadap terjadinya stunting.

Koordinator KB Bantimurung, Dahriah, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa perencanaan keluarga yang matang merupakan kunci utama dalam mewujudkan keluarga sehat dan berkualitas.
“Melalui Bimwin, calon pengantin dibekali pemahaman tentang usia ideal menikah, jarak kelahiran, serta pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan sebagai upaya pencegahan stunting,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala KUA Pusaka Bantimurung, H. Mustafa, menegaskan bahwa Bimbingan Perkawinan tidak hanya membahas aspek keagamaan, tetapi juga aspek sosial dan kesehatan keluarga.
“Kami berkomitmen mendorong calon pengantin agar siap secara fisik, mental, dan ekonomi sebelum membangun rumah tangga, sehingga dapat mencegah terjadinya pernikahan anak,” jelasnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta Bimwin dan BRUS. Para peserta mengaku memperoleh wawasan baru mengenai dampak negatif pernikahan dini serta pentingnya perencanaan keluarga dalam menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara Koordinator KB dan KUA Pusaka Bantimurung, diharapkan angka pernikahan anak dapat terus ditekan serta percepatan penurunan stunting di wilayah Bantimurung dapat tercapai secara optimal.

#KemenagBerdampak
#KUAPusakaBantimurung
#KUAEkoteologiPusakaBantimurung
#KUARevitalisasi
#KUA
#GAMMARA

Reporter: Hamzah@hmad
Editor: @limin

Bagikan Artikel Ini

Infografis