Peran KUA & Tokoh Agama, Pelatihan Fardhu Kifayah Desa Bai Jaya Tingkatkan Pemahaman Keagamaan Masyarakat
04 Aug 2026 | 39 | Penulis : Humas APRI Kab. Paser | Publisher : Biro Humas APRI Kalimantan Timur
BATU ENGAU – Penyelenggaraan jenazah (fardhu kifayah) merupakan kewajiban kolektif yang membutuhkan pemahaman syariat yang tepat dan keterampilan praktis. Menjawab kebutuhan tersebut, Pemerintah Desa Bai Jaya bersinergi dengan KUA Batu Engau untuk menggelar “Pelatihan Petugas Fardhu Kifayah Desa Bai Jaya Tahun 2026” pada Kamis (30/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di aula desa ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai elemen kunci masyarakat, mulai dari pengurus takmir masjid, anggota kelompok yasinan ibu-ibu dan bapak-bapak, hingga para pemuka agama lokal.
Peran Penghulu Sebagai Edukator Masyarakat
Dalam sambutan dan pemaparannya, Kepala KUA Batu Engau, Bapak H. Syarbani, S.Ag. menegaskan bahwa peran Penghulu tidak terbatas pada pelayanan pencatatan nikah saja, melainkan juga mencakup bimbingan kemasyarakatan dan kepenghuluan secara luas.
"Penghulu memiliki peran strategis sebagai edukator keagamaan. Melalui bimbingan praktis penyelenggaraan jenazah ini, kami ingin memastikan para pemuka agama dan pengurus masjid di Desa Bai Jaya memiliki standarisasi tata cara fardhu kifayah yang benar sesuai dengan ketentuan fikih," ujar Bapak H. Syarbani, S.Ag.
Materi Lengkap dan Simulasi Praktis
Pelatihan ini mengombinasikan pemaparan teori dan Bimbingan Praktis Penyelenggaraan Janazah melalui media proyektor, yang mencakup 4 pilar utama:
1. Memandikan Jenazah (tata cara dan etika menjaga kerahasiaan/aibat jenazah)
2. Mengkafani Jenazah (teknik pemotongan kain dan penataan)
3. Menshalatkan Jenazah (bacaan dan rukun shalat jenazah)
4. Menguburkan Jenazah (posisi dan tata cara pemakaman)
Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang acara, di mana para tokoh masyarakat dan pengurus yasinan aktif berdiskusi mengenai kendala-kendala praktis yang sering dihadapi di lapangan.
Menguatkan Kemandirian Desa
Dengan dilatihnya kelompok yasinan dan pengurus masjid, Desa Bai Jaya kini memiliki kader-kader petugas fardhu kifayah yang siap melayani masyarakat kapan saja musibah duka terjadi, tanpa perlu bergantung pada figur tertentu.
Diharapkan sinergi antara KUA, tokoh agama, dan kelembagaan desa ini terus berlanjut guna membina mental keagamaan serta mempererat tali silaturahmi warga Desa Bai Jaya.