Daerah




Pengurus GSK Kemenag Tuban Resmi Dikukuhkan Kepala Kemenag
07 Oct 2025 | 188 | Penulis : APRI Pusat | Publisher : APRI Pusat
Tuban-(GSK Tuban)-Kepala Kemenag Tuban mengukuhkan pengurus GSK (Griya Sakinah Kemenag) kab. Tuban untuk periode tahun 2025-2028.
Pengukuhan yang berlangsung di gedung PLHUT Kemenag Tuban ini dihadiri oleh seluruh pengurus GSK, para kepala KUA, Penyuluh, dan perwakilan pengurus BKMT dari tiap kecamatan. Peserta dan undangan berjumlah sekitar 90 orang, termasuk para Kepala Seksi di jajaran Kemenag dan perwakilan Ormas Islam. Ahad, 05/10/2025
Kepala Kemenag dalam sambutan pengarahan pasca pengukuhan memberikan arahan kepada pengurus yang baru saja dikukuhkan. Dalam sambutannya ia menyampaikan kondisi terkini terkait problem rumahtangga di Indonesia, isu kekerasan dalam rumah tangga, masalah ekonomi, ketidakharmonisan antar pasangan, begitu juga masalah ketidakcocokan pola asuh anak, yang kesemua itu menyebabkan perselisihan dan percekcokan dalam rumahtangga dan berpotensi menimbulkan keretakan rumah tangga.
Kepala kantor perempuan satu-satunya di Jawa Timur ini memiliki harapan bahwa dengan dibentuknya GSK di Kemenag Tuban ini setidaknya akan mampu memitigasi berbagai kasus dan permasalahan keluarga di Tuban yang berlabel Bumi Wali ini dan mencari formula solusinya. Ia menambahkan bahwa dengan GSK ini Kemenag akan berikhtiar untuk menjalin kerjasama dengan berbagai lintas sektor terkait untuk bersama-sama membantu menurunkan angka perceraian dan pernikahan anak di Tuban. "kita mendirikan Griya Sakinah Kemenag ini bertujuan untuk membantu membimbing dan mendampingi masyarakat yang mengalami masalah rumah tangga, dan kita akan menggandeng lintas sektor yang ada baik itu Pengadilan Agama, Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Tuban, serta lembaga-lembaga pendidikan yang ada untuk bersama-sama ikut menangani berbagai persoalan keluarga juga remaja", paparnya.
Mantan Ketua Umum Fatayat cabang Tuban ini menambahkan bahwa GSK ini akan secara serius mengawal setiap permasalah keluarga dengan cara memfilter dari hulunya, yaitu dimulai dengan membantu melayani di kecamatan-kecamatan. "jadi, kepengurusan GSK ini nanti akan ada di setiap kecamatan yang mana di setiap KUA akan ada Rumah Konseling yang digawangi oleh KUA dan BKMT", sambungnya.
Setelah pengukuhan, kegiatan dilanjut dengan pelatihan konselor bagi Penghulu dan Penyuluh Agama serta pengurus BKMT perwakilan masing-masing kecamatan dengan Narasumber dari Asosiasi Konselor Keluarga dan Perkawinan Indonesia dari Surabaya.
Pelatihan berjalan cukup interaktif dan banyak tanya jawab untuk sharing pengalaman masing-masing. Sesi diakhiri dengan simulasi konseling dengan membentuk kelompok yang masing-masing terdiri atas tiga orang, yaitu sebagai Konselor, Klien dan Observer. Sesi ditutup dengan foto bersama. (ais)
๐ฌ Komentar Pembaca
A
Akhmat Iswoyo
07 Oct 2025 06:47
Alhamdulillah...sebuah ikhtiar utk membantu mengurangi problem rumahtangga telah hadir di Tuban. Selamat n semoga sesuai harapan