Penghulu Se-Sulawesi Selatan Ikuti “Penghulu Selasa Mengaji” Bahas Penguatan Fungsi Waliyul Amri Bissyaukah
News

Penghulu Se-Sulawesi Selatan Ikuti “Penghulu Selasa Mengaji” Bahas Penguatan Fungsi Waliyul Amri Bissyaukah

  28 Apr 2026 |   26 |   Penulis : Biro Humas APRI Sulawesi Selatan |   Publisher : Biro Humas APRI Sulawesi Selatan


Sulawesi Selatan, 28 April 2026 — Bidang Urais Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan kembali menyelenggarakan kegiatan rutin “Penghulu Selasa Mengaji” yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (28/04/2026) pukul 13.00 WITA hingga selesai.

Kegiatan ini mengangkat tema “Penguatan Pemahaman Fungsi Waliyul Amri Bissyaukah bagi Kepala KUA/Penghulu dalam Pelayanan Keagamaan Khususnya Pencatatan Nikah” dan diikuti oleh para penghulu se-Sulawesi Selatan. Bertindak sebagai moderator, Dr. H. Syamsu Alam ( Kepala KUA Kec. Wajo Kota Makassar ) memandu jalannya kegiatan dengan tertib dan interaktif.

Dalam sambutannya, Ketua PW APRI Sulawesi Selatan ( H. Abd. Rahman, S.Ag.MA ) menekankan pentingnya keaktifan seluruh anggota dalam mengikuti kegiatan pembinaan seperti ini. Selain itu, disampaikan pula bahwa peserta yang akan mengikuti uji kompetensi (UKOM) APRI akan mendapatkan pendampingan khusus. Ia juga mendorong agar kajian kitab tidak hanya bersifat tekstual, tetapi juga mengulas kaidah-kaidahnya untuk memperkaya pemahaman. “Sebagai pelayan agama, kita harus menjunjung tinggi profesionalitas dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Urais ( Dr. H. Abdul Gaffar, S.Ag., MA )menyampaikan bahwa tema Waliyul Amri Bissyaukah sangat relevan dan penting bagi penghulu dan Kepala KUA. Ia menegaskan perlunya penguatan program strategis (asta protas) dengan minimal empat poin yang dapat disukseskan bersama. Selain itu, setiap KUA diharapkan mampu mengatur distribusi pengawasan secara bijak di wilayah masing-masing. Disampaikan pula bahwa Sulawesi Selatan berhasil meraih peringkat pertama dalam menindaklanjuti hasil uji kompetensi tahun sebelumnya, dengan jumlah peserta UKOM saat ini sebanyak 30 orang. Dalam kesempatan tersebut juga diinformasikan bahwa program wajib halal akan dilaunching pada Oktober 2026. Tidak kalah penting, integritas penghulu juga menjadi perhatian serius, khususnya dalam menghindari praktik gratifikasi sebagaimana harapan dari KPK.

Sebagai narasumber utama, Prof. Muammar Bakry menyampaikan materi terkait konsep Waliyul Amri ad-Daruri Bissyaukah. Ia menjelaskan bahwa konsep ini merujuk pada penunjukan pemimpin dalam kondisi darurat guna menjaga kemaslahatan umat. Dalam konteks Indonesia, Kepala KUA yang bertindak sebagai wali hakim merupakan representasi pemerintah dalam pelaksanaan pernikahan ketika wali nasab tidak dapat hadir atau berhalangan.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa ketaatan kepada pemerintah harus sejalan dengan ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Dalam praktiknya, penghulu sebagai wali hakim memiliki peran strategis dalam menjaga keabsahan pernikahan sesuai syariat. Ia juga menjelaskan bahwa Kepala KUA diperbolehkan mewakilkan hak perwalian kepada pihak yang memenuhi syarat, dengan tetap memperhatikan ketentuan ijab kabul secara syar’i.

Dalam kajian fiqih, dijelaskan pula perbedaan antara wali aqrab dan wali ab’ad, serta pentingnya pemahaman komprehensif terhadap hukum Islam yang tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan ilmu lain. Selain itu, disampaikan bahwa perceraian dalam perspektif fiqih tidak dianggap sah secara hukum negara tanpa adanya putusan pengadilan.

Menutup kegiatan, Ketua Tim Kepenghuluan ( H. Andi Moh. Rezky Darma, S.Ag, MA ) menyampaikan harapan agar ke depan dibentuk tim kajian khusus untuk membahas dinamika kontemporer yang berkembang di masyarakat. Ia juga mengajak para calon peserta uji kompetensi untuk mengikuti pembekalan secara serius guna meningkatkan kualitas dan profesionalitas penghulu.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta kapasitas penghulu dalam menjalankan tugas pelayanan keagamaan, khususnya dalam bidang pencatatan nikah, sehingga tercipta pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas. ( Arm )

Bagikan Artikel Ini

Infografis