Daerah

Penghulu Padang Pariaman Ikuti Bimtek Peningkatan Kompetensi di Bukittinggi
16 Dec 2025 | 163 | Penulis : pc_apri_ pdpariaman | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Barat
Bukittinggi — Sebanyak 11 orang Penghulu asal Kabupaten Padang Pariaman mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Jabatan Fungsional Penghulu yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Royal Denai, Bukittinggi, Selasa (16/12/2025).
Bimtek tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Sumbar, Yosep Chairul. Kegiatan ini juga diikuti oleh CPNS dan PPPK Penghulu se-Provinsi Sumatera Barat Angkatan IV dan V Tahun 2025.
Dalam sambutannya, Yosep Chairul menekankan pentingnya peningkatan kompetensi bagi penghulu muda sebagai ujung tombak pelayanan keagamaan di Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan. Ia berharap para penghulu muda mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional, responsif, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Penghulu muda harus siap bertugas di KUA kecamatan dengan bekal pengetahuan, integritas, dan pemahaman hukum yang memadai, karena mereka berhadapan langsung dengan masyarakat,” ujar Yosep.
Kegiatan Bimtek ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya. Narasumber pertama, Sastraseni Saphietry, S.S., M.M., selaku Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bukittinggi, menyampaikan materi bertajuk “Kawin Tidak Tercatat dalam Frame Hukum Administratif”. Materi ini memberikan pemahaman mendalam mengenai implikasi administrasi kependudukan akibat perkawinan yang tidak tercatat secara resmi.
Sementara itu, narasumber kedua, Dr. Salman, S.H.I., M.A., Wakil Ketua Pengadilan Agama Bukittinggi, membahas topik Isbat Nikah dan Dispensasi. Dalam paparannya, ia menjelaskan peran penting penghulu dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat serta sinergi antara KUA dan Pengadilan Agama dalam penyelesaian persoalan perkawinan.
Salah satu peserta, Yandi, penghulu dari KUA Batang Gasan, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan wawasan dan keterampilan penghulu muda dalam menghadapi persoalan riil di masyarakat.
“Melalui Bimtek ini, kami berharap dapat memperkuat pemahaman hukum perkawinan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di KUA,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya Bimtek ini, diharapkan para penghulu muda, khususnya dari Kabupaten Padang Pariaman, semakin siap menjalankan tugasnya secara profesional dan berkontribusi dalam mewujudkan pelayanan keagamaan yang berkualitas di Sumatera Barat.
Adapun penghulu asal Padang Pariaman yang mengikuti bimtek adalah Weri Hidayat, Febri Yandi, Irsyadul Fikri, Aldi Harbi, Raditiya Agus Nugraha, Kalbajapen, Muhammad Ilham, Mhd. Rasyadil Hadi Asyira, Muhammad Hafiz, Hendri Yanto dan Ahmad Zakiy.