Penghulu Lawang Kidul Memberikan Tausiyah Khataman Quran
Nasional

Penghulu Lawang Kidul Memberikan Tausiyah Khataman Quran

  05 Jan 2026 |   66 |   Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Selatan |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Selatan

PW. APRI Sumsel (Muara Enim), sebanyak 24 orang ibu-ibu Majlis Taklim Al-Muhajirin Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim mengadakan khataman Al-quran dilaksanakan di Masjid Al-Muhajirin Dusun V Desa Darmo. Ahad, 04/01/2026, yang dihadiri Kadus V Darmo, Penghulu KUA Lawang Kidul, Tokoh Agama dan Tokoh Masayarakat.


Majlis Taklim Almuhajirin Darmo merupakan binaan Hasani yang menjabat sebagai Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa (P2UKD) dan juga langganan Dewan Hakim Musabaqoh tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) tingkat Kabupaten Muara Enim cabang Tilawah Anak-anak, mulai aktif belajar membaca dan mentadabur isi kandungan Al-quran mulai tahun 2022, pelaksanaan pengajian setiap hari ahad pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB.  Sepanjang perjalanan majlis taklim Al-muhajirin sudah  2 kali mengadakan khataman quran yang sebelumnya dilaksanakan pada tahun 2024 silam.

Rika Ariansyah selaku Kepala Dusun (Kadus) V Desa Darmo saat menyampaikan sambutan “Permohonan maaf Kepala Desa Darmo tidak dapat hadir langsung dalam acara khataman ini karena ada tugas lain yang tidak dapat ditinggalkan beliau titip salam untuk ibu-ibu pengajian”. Ungkap Kadus mengawali sambutan. Selanjutnya rika (red sapaan akrab kadus) mengatalkan  “dengan maraknya konten kreator dan media sosial alhamdulillah ibu-ibu dusun V Darmo masih tetap eksis mempelajari nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran, semoga kegiatan ini dapat menangkal pengaruh negatif yang disebabkan media sosial dan yang terpenting dapat menjadi motivasi bagi masyarakat dan amal jariyyah ibu-ibu ". Pesan rika.


Sementara Itu Jalaluddin, S.Ag Penghulu KUA Kecamatan Lawang Kidul pada sesaat sebelum khataman menyampikan tausiyah keutamaan khataman Quran dengan initisari antara lain : “1. Malaikam memohonkan ampunan dosa orang-orang yang khatam Al-quran, 2. Diberi syafaat dihari kiamat, 3. Diberi ketenangan lahir dan bathin, 4 Amalan yang paling dicintai Allah”. Ungkap Jalal. Diakhir tausiyyah Jalan berpesan “semoga kecintaan pada Al-qur’an juga mampu diterapkan pada anggota keluarga yang lain”. Tutup Jalal.


Kaifiat (tata cara) khataman Al-Qur’an yang langsung dipandu Hasani dimulai dari pembacaan tawasul kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya; juga kepada para nabi terdahulu, ulama-ulama, dan para ahli kubur.   Selanjutnya adalah pembacaan 22 surat paling akhir dalam Al-Qur’an secara urut, mulai dari ad-Duha, al-Insyirah, at-Tin, al-Alaq, al-Qadr, dan seterusnya sampai an-Nas. Pembacaan kemudian bersambung kembali ke surat pertama (al-Fatihah), lalu surat al-Baqarah (ayat 1-5), dan seterusnya mengikuti susunan bacaan tahlil secara umum. Sebagai pamungkas, khataman Al-Qur’an ditutup dengan membaca doa khatmul qur’an. (Md)



Bagikan Artikel Ini

Infografis