KUA Tembilahan Siapkan Layanan Masjid Ramah Pemudik
Daerah

KUA Tembilahan Siapkan Layanan Masjid Ramah Pemudik "MENYALA" untuk Idul Fitri 1447 H

  04 Mar 2026 |   4 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Indragiri Hilir (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tembilahan bergerak cepat menindaklanjuti arahan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir terkait persiapan mudik Lebaran 2026. Melalui rapat koordinasi internal yang digelar pada Rabu (4/3/2026), KUA Tembilahan mematangkan konsep pelayanan bertajuk "Masjid Ramah Pemudik: Menyenangkan, Nyaman, Aman, dan Lancar" atau disingkat MENYALA.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Tembilahan, H. Rasyidi ini merupakan respons atas hasil Zoom Meeting bersama Kepala Kantor Kemenag Inhil, H. Harun pada pagi harinya. Fokus utama kegiatan ini adalah menghadirkan pelayanan publik yang humanis bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan mudik.

Dalam pertemuan tersebut, KUA Tembilahan menetapkan Masjid Al-Huda sebagai titik strategis Masjid Ramah Pemudik (MRP) di wilayah Kecamatan Tembilahan. Pemilihan ini didasarkan pada lokasinya yang berada di jalur utama sehingga mudah diakses oleh para pemudik.

Kepala KUA Tembilahan, H. Rasyidi, menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengubah wajah masjid agar tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kenyamanan bagi musafir.

"Target kita adalah menghadirkan Masjid Ramah Pemudik yang menyediakan fasilitas tempat istirahat yang aman, nyaman, bersih, serta menyediakan takjil atau air minum bagi pemudik," ujar H. Rasyidi di sela-sela rapat bersama staf pelaksana dan penyuluh agama Islam.

Beberapa poin layanan yang akan dioptimalkan di Masjid Al-Huda meliputi pemeliharaan kebersihan toilet dan tempat wudhu, penyediaan ruang istirahat yang layak, fasilitas pengisian daya baterai (charging station), serta penyediaan air minum gratis.

Selain kesiapan fisik, KUA Tembilahan juga membangun sinergi personel yang melibatkan Penghulu, staf pelaksana, hingga Penyuluh Agama Islam untuk membantu pelayanan dan penjagaan selama arus mudik berlangsung.

"Ini adalah bentuk gerak cepat kami atas arahan Kemenag Inhil. Kami ingin memastikan setiap pemudik yang singgah mendapatkan pelayanan terbaik sehingga perjalanan mereka terasa lebih menyenangkan dan lancar," tambah H. Rasyidi.(Ria)

 

Bagikan Artikel Ini

Infografis