Sambut Arus Mudik 1447 H, Kepala KUA Keritang Siapkan Program "Masjid Ramah Pemudik"
04 Mar 2026 | 5 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Indragiri Hilir (Humas) Menjelang puncak arus mudik Idulfitri, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Keritang mulai melakukan langkah strategis untuk memberikan kenyamanan bagi para pejalan jauh. Selasa (3/3/2026), Kepala KUA Keritang, H. Yusran Harianto secara resmi mengikuti Rapat Koordinasi Virtual (Rakor) terkait program Masjid Ramah Pemudik (MRP).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ditjen Bimas Islam Kemenag RI ini dibuka langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, sebagai bagian dari kampanye besar "Joyful Ramadan Mubarak 1447 H/2026 M". Program ini bertujuan mengubah citra masjid di jalur lintas tidak hanya sebagai tempat salat, tetapi juga sebagai pusat pelayanan umat yang humanis.
Kecamatan Keritang, yang berada di jalur perlintasan penting, diprediksi akan menjadi titik lelah bagi banyak pemudik. Menanggapi hal tersebut, H. Yusran Harianto menegaskan bahwa KUA akan segera melakukan koordinasi dengan pengurus masjid di sepanjang jalur lintas untuk mengimplementasikan standar MRP.
"Program Masjid Ramah Pemudik ini adalah bentuk kehadiran negara melalui rumah ibadah. Kami di KUA Keritang akan segera memetakan masjid-masjid di sepanjang jalur lintas agar benar-benar siap menyambut saudara-saudara kita yang mudik. Masjid harus menjadi tempat yang paling teduh untuk melepas lelah," ujar H. Yusran Harianto usai mengikuti rapat virtual.
Dalam arahannya, Menteri Agama menekankan bahwa masjid ramah pemudik wajib menyediakan fasilitas dasar yang layak, seperti toilet bersih, ketersediaan air minum, hingga ruang istirahat yang memadai. H. Yusran menambahkan bahwa pihaknya akan memberikan bimbingan kepada para pengurus masjid (takmir) terkait tata kelola pelayanan ini.
"Sesuai arahan Bapak Menteri, kita ingin masjid di Keritang menjadi titik singgah yang ramah. Tidak hanya urusan ibadah, tetapi juga kenyamanan fasilitas seperti kebersihan toilet dan ruang layanan informasi. Ini adalah bagian dari dakwah bil hal (dakwah dengan perbuatan) yang nyata di bulan Ramadan," tambah H. Yusran.(Ria)
Tags: