Penghulu KUA Payung Sekaki Sampaikan Tausiah Ramadhan di Masjid Nurul Huda
21 Feb 2026 | 17 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Pekanbaru (Humas), Penghulu Muda KUA Kecamatan Payung Sekaki, Muhammad Idris, S.Ag, M.Pd.I dalam kapasitasnya sebagai anggota dari lembaga dakwah IKMI Kota Pekanbaru mendapat mandat untuk mengisi tausiah Ramadhan 1447 H di masjid Nurul Huda Jl. Suka Karya Kecamatan Tuahmadani di malam ke-3 Ramadan. Sabtu (21/02/2026).
Pantauan tim humas, Jema’ah yang hadir di masjid Nurul Huda cukup ramai dan tampak bersemangat dalam menghidupkan malam Ramadan yang diawali dengan shalat Isya berjama’ah, kemudian mendengarkan tausiah Ramadhan, setelah itu dilanjutkan dengan shalat tarawih.
Adapun judul materi yang ditetapkan pada malam-3 Ramadhan yakni Ikhlas Dalam Beragama. Dalam pemaparannya ustadz menjelaskan apa itu ikhlas. Kenapa kita harus ikhlas ?. Karena itu menjadi syarat diterimanya suatu amal ibadah. Seraya membacakan Surat Al Bayyinah ayat 5.
Lebih lanjut ustad menjelaskan ada tiga tingkatan ikhlas, pertama ikhlas dunia. Ibadah dengan mengharapkan balasan di dunia, misalnya orang shalat dhuha berharap rezekinya murah, orang bersedekah dengan niat terhindar dari musibah. Ini termasuk ikhlas yang rendah. Kedua: Ikhlas akhirat yaitu beribadah mengahrapkan pahala di akhirat, misalnya ia shalat, berpuasa, berzakat agar mendapatkan surga.
Ketiga ikhlas karena Allah. Yaitu orang yang melaksanakan ibadah semata-mata untuk mematuhi perintah-Nya, mencari keridhaan-Nya. Yang seperti ini termasuk ikhlas yang tertinggi. Diluar tiga tingkatan ikhlas ini berarti ia tidak ikhlas (riya), minta dipuji oleh manusia. Ikhlas merupakan rahasia antara hamba dan tuhannya. Orang lain tidak tahu selain dirinya dan Allah, Ikhlas itu perbuatan hati. Ungkap ustdaz
Diakhir tausiahnya ustadz meminta salah seorang dari anak-anak untuk maju kedepan menjawab pertanyaan yang diberikan ustad.(idris).