Penghulu KUA Lima Puluh Ikuti Workshop Pengembangan Kompetensi Dakwah
Daerah

Penghulu KUA Lima Puluh Ikuti Workshop Pengembangan Kompetensi Dakwah

  22 Sep 2025 |   182 |   Penulis : Humas Cabang APRI Batubara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Batu Bara, (Humas). Penghulu KUA Lima Puluh, Sofyan Siagian bersama para praktisi dakwah dari berbagai daerah di Sumatera Utara mengikuti Workshop Pengembangan Kompetensi Dakwah Batch 01 Tahun 2025 yang digelar di Aula Kantor Bupati Batu Bara pada Sabtu, (20/09).

Acara yang mengusung tema “Revitalisasi Dakwah Berbasis Komunitas Lokal dengan Menerapkan Strategi Transformasi Spiritual Islam dari Perdesaan Menuju Kancah Global” ini dibuka langsung oleh Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya dakwah berbasis komunitas lokal yang adaptif terhadap perkembangan zaman namun tetap berpijak pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Hadir sebagai pembicara utama, Prof. DR. H. Asmuni, MA, Guru Besar UINSU, yang membahas strategi dakwah kontekstual agar mampu menjawab tantangan globalisasi. Sementara itu, M. Firdaus, Lc, MA, Penyuluh Agama Islam Kankemenag Kabupaten Batu Bara yang hadir atas nama Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, menegaskan peran dai dan penyuluh sebagai ujung tombak dalam memperkuat moderasi beragama di tengah masyarakat.

Kegiatan ini digagas oleh PW Kepemudaan Forum Masyarakat Dai-Daiyah (Formadda) Sumatera Utara dan diikuti berbagai elemen, di antaranya: Komunitas Masyarakat Batu Bara Berkah Bahagia (KMB3) pimpinan Al-Ustadz Dinul Islam, PD. IPQAH Batu Bara yang dipimpin H. Sofyan Siagian yang juga Penghulu KUA lima Puluh dan Pengurus PW APRI Sumatera Utara , Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Batu Bara dipimpin Alfian, S.Sos, MA, serta Pokjaluh Kankemenag Kabupaten Batu Bara yang diwakili Hj. Latifah Sudarmy, S.Ag. Sejumlah ormas Islam lainnya juga turut berpartisipasi aktif.

Selain penyampaian materi, acara turut dimeriahkan oleh penampilan Tim Hadrah yang menambah semarak suasana. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diisi dengan santunan bagi anak yatim serta penyerahan beasiswa untuk 300 mahasiswa asal Batu Bara yang diberikan oleh BAZNAS Batu Bara.

Workshop ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat jaringan dakwah berbasis komunitas lokal, sekaligus membekali para dai dan penyuluh dengan strategi transformasi spiritual Islam yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, dari pedesaan hingga ke kancah global. (MHS/SS)

Bagikan Artikel Ini

Infografis