Pastikan Kompetensi Berjalan Baik dan Laik, Ketua Wilayah APRI Sumut Penguji Peserta Ukom Penghulu
07 Aug 2025 | 365 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Medan, (Humas). Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Wilayah Sumatera Utara turut ambil bagian dalam pelaksanaan Ujian Kompetensi (Ukom) Penghulu yang digelar oleh Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan yang berlangsung di Miyana Hotel ini diikuti oleh sekitar 150 peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Sumut, Kamis (07/08). Selain peserta berasal dari Sumut, juga berasal dari Kementerian Agama Provinsi Aceh.
Ketua Wilayah APRI Sumatera Utara, H. Yakhman Hulu, S.Ag., M.Ikom, hadir sebagai salah satu penguji dalam pelaksanaan Ukom tersebut. Dalam keterangannya, Yakhman menyatakan bahwa keterlibatannya sebagai penguji merupakan bagian dari komitmen APRI dalam mendukung peningkatan profesionalisme dan kompetensi penghulu di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara.
“Ujian kompetensi ini merupakan salah satu tahapan penting dalam kenaikan jenjang kepenghuluan, baik dari Penghulu ke Penghulu Muda maupun Madya. Selain itu, juga menjadi syarat bagi ASN yang berpindah dari jabatan lain ke jabatan penghulu,” ujar Yakhman Hulu.
Ia menambahkan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada dirinya dan APRI Sumut sebagai penguji adalah bentuk apresiasi atas peran aktif APRI dalam pembinaan dan peningkatan kualitas penghulu di daerah.
Dirinya juga menyampaikan bahwa dalam Ukom ini para Penghulu diuji dengan materi berbasil CAT sistem, kemudian dilanjutkan dengan wawancara. Materi yang diujikan diantaranya, Hukum Islam, Regulasi Kepenghuluan dan kemampuan membaca serta menerjemahkan Al-Qur'an.
Kegiatan Ukom ini diikuti oleh para peserta yang berasal dari dua kategori, yaitu mereka yang mengikuti ujian kenaikan jenjang jabatan penghulu, serta peserta yang berasal dari perpindahan jabatan ke fungsional penghulu. Ujian ini merupakan bagian dari upaya penataan karier dan penguatan kapasitas penghulu sebagai garda terdepan dalam pelayanan keagamaan di masyarakat.
Pelaksanaan Ukom berlangsung lancar dengan pengawasan ketat dan sistem penilaian yang objektif, guna memastikan hanya peserta yang benar-benar kompeten yang dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya. (MHS/YH)