PAI KUA Sidikalang Ajak Masjid Polres Dairi Sebagai Sentra Peradaban Akhlak
Daerah

PAI KUA Sidikalang Ajak Masjid Polres Dairi Sebagai Sentra Peradaban Akhlak

  29 Nov 2025 |   32 |   Penulis : Humas Cabang APRI Dairi |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sidikalang, (Humas). Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Sidikalang, Karimin Silalahi, S.Ag, mengajak seluruh jamaah Masjid Husnul Khotimah Polres Dairi untuk kembali menjadikan masjid sebagai pusat peradaban akhlak dan ilmu pengetahuan, sebagaimana peran masjid di masa awal Islam. Seruan ini disampaikan Karimin Silalahi dalam tausiahnya di hadapan jamaah yang sebagian besar adalah anggota Kepolisian Resor (Polres) Dairi, pada pelaksanaan salat Jumat, Jumat (28/11).


Dalam ceramahnya, Karimin Silalahi menyoroti pergeseran fungsi masjid yang kini cenderung terbatas hanya sebagai tempat salat lima waktu. Menurutnya, masjid memiliki potensi yang jauh lebih besar untuk membentuk karakter, memperkuat solidaritas sosial, dan menjadi benteng moral bagi masyarakat, termasuk di lingkungan institusi kepolisian. "Masjid adalah jantung komunitas. Jika jantungnya sehat, maka seluruh tubuhnya, seluruh masyarakat, akan ikut sehat," ujarnya penuh semangat.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemberdayaan masjid harus dimulai dari pengembangan program-program yang tidak hanya berfokus pada ibadah ritual, tetapi juga pada aspek pendidikan, sosial, dan ekonomi umat. Untuk jamaah yang bertugas sebagai polisi, Karimin berpesan agar nilai-nilai keagamaan dan akhlak mulia yang didapatkan di masjid dapat diimplementasikan secara nyata dalam tugas sehari-hari, melayani masyarakat dengan adil, jujur, dan penuh kasih sayang.

Jamaah, yang terdiri dari para perwira, bintara, dan staf Polres Dairi, terlihat menyimak dengan khidmat setiap pesan yang disampaikan. Kehadiran Karimin Silalahi, yang dikenal aktif dalam kegiatan dakwah di Dairi, disambut baik oleh pengurus Masjid Polres Dairi sebagai bentuk sinergi antara Kementerian Agama dan institusi kepolisian dalam pembinaan mental spiritual. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin Polres Dairi dalam meningkatkan keimanan anggotanya.

Karimin Silalahi juga mengingatkan bahwa peradaban akhlak bukanlah sesuatu yang instan, melainkan hasil dari proses pembiasaan dan pendidikan yang berkelanjutan. Ia mengimbau agar Masjid Polres Dairi dapat menjadi contoh dengan mengadakan kajian rutin, program pembinaan keluarga sakinah, serta kegiatan sosial yang menjangkau masyarakat sekitar kompleks kepolisian, sehingga manfaat masjid dapat dirasakan secara luas.

Sebagai penutup, Karimin Silalahi, mengajak seluruh jamaah untuk berkomitmen menjadikan masjid bukan hanya sebatas bangunan fisik, melainkan sebuah ekosistem spiritual dan intelektual. "Mari kita jadikan masjid ini sebagai madrasah pertama bagi kita, tempat kita menyucikan hati dan merajut kembali simpul-simpul kebersamaan. Peradaban akhlak yang kita impikan bermula dari langkah kecil di rumah Allah ini," tutupnya dalam doa penutup.

Dengan pesan yang kuat ini, diharapkan semangat untuk mengoptimalkan peran masjid dapat mengakar kuat, khususnya di lingkungan Polres Dairi, sehingga setiap anggota dapat menjalankan tugasnya sebagai pengayom masyarakat dengan didasari oleh integritas dan akhlakul karimah. (MHS/KS)

Bagikan Artikel Ini

Infografis