Muhammad Idris sampaikan tausiah Ramadan
Daerah

Muhammad Idris sampaikan tausiah Ramadan " Bahaya Gibah dan Fitnah" di Masjid Babul Iman

  02 Mar 2026 |   12 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Pekanbaru (Humas), Pada hari Ahad (01/03) malam, ba’da shalat Isya, Penghulu Muda KUA Kecamatan Payung Sekaki Muhammad Idris, S.Ag, M.Pd.I  sampaikan tausiah Ramadan di masjid Babul Iman jl. Purwodadi Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tuahmadani. Senin (02/03/2026).

Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh lembaga dakwah IKMI Kota Pekanbaru, judul yang disampaikan pada malam ke-12 Ramadan yaitu Bahaya Ghibah dan Fitnah.

Mengawali tausiahnya Muhammad Idris, sampaikan pengertian apa itu ghibah. Ghibah atau mengunjing adalah menyebut sesuatu tentang saudaramu (sesama muslim) yang tidak ia sukai. baik menyangkut pisik perilakunya. Sahabat pernah bertanya kepada rasul, jika benar yang dibicarakan itu benar ?. Jawab nabi jika yang dibicarakan itu benar maka itulah ghibah, jika tidak benar maka itu fitnah.

Ghibah termasuk dosa besar, yang dalam al-Qur’an diibaratkan seperti makan daging saudara sendiri yang sudah meninggal (QS.Al-Hujrat:12). Demikian juga dengan fitnah, bahayanya lebih kejam dari Pembunuhan dan termasuk dosa besar. (QS. Al-Baqarah : 191 dan 217).

Kaitannya dengan puasa, ghibah maupun fitnah dapat menjadikan puasa kita tidak mendapatkan pahasa alias puasa menjadi sia-sia. Sebagaimana dalam hadits dikatakan “ Kam min shoimin laisa lahu min syiamihi illal ju’ wal athos.” Berapa banyak orang yang puasa tidak mendapatkan pahala dari pusanya kecuali lapar dan dahaga. Ungkap ustadz.

Sebelum mengakhiri tausiahnya ustadz Muhammad Idris telah menyiapkan satu pertanyaan yang khusus ditujukan kepada anak-anak yang mencatat. Selesai tausiah dilanjutkan dengan shalat tarawih. (humas)    

Bagikan Artikel Ini

Infografis